Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Khamenei Tolak Syarat Trump soal Negosiasi Nuklir Iran
Advertisement . Scroll to see content

AS Larang Menlu Iran Zarif ke Rumah Sakit di New York

Minggu, 29 September 2019 - 12:58:00 WIB
AS Larang Menlu Iran Zarif ke Rumah Sakit di New York
Mohammad Javad Zarif (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dilarang masuk rumah sakit di New York, Amerika Serikat, Sabtu (28/9/2019). Zarif hendak menjenguk Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht Ravanchi yang dirawat karena menderita sakit kanker.

Pemerintah Iran memprotes keras tindakan itu dengan menyebutnya tidak berperikamusiaan. Zarif berada di New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-74 di Markas Besar PBB.

Otoritas AS meberlakukan pembatasan ruang gerak Zarif di New York sejak Juli 2019, yakni hanya 6 blok saja dari markas PBB. Untuk kasus terbaru ini, Departemen Luar Negeri AS hanya mengizinkan Zarif menjenguk Ravanchi jika Iran membebaskan salah satu warganya yang ditahan di Teheran. AS menyebut penahanan atas warganya itu sebagai kesalahan.

Wakil Menlu Iran Abbas Araghchi berkomentar, AS telah menyandera isu kemanusiaan dengan masalah politik.

Meski demikian Zarif tetap bisa berkomunikasi dengan Ravanchi melalui video call. Hal itu disampaikannya melalui Twitter.

“Beruntung ada teknologi, saya bisa melihat dan berbicara dengan teman saya dan dubes kami untuk PBB Ravanchi, yang berada di rumah sakit di New York, berjarak hanya beberapa blok,” kata Zarif, dalam cuitan, seperti dilaporkan kembali Associated Press, Minggu (29/9/2019).

Penolakan ini berlangsung di tengah menegangnya hubungan kedua negara setelah pada Mei 2018 AS menarik diri dari kesepakatan nuklir tahun 2015. Sejak itu, AS memberlakukan serangkaian sanksi terbaru yang memukul perekonomian negara itu.

Ketegangan juga dipicu oleh penembakan drone AS oleh Pasukan Garda Revolusi di Selat Hormuz serta penyitaan kapal tanker milik beberapa negara. Teranyar, Iran dituduh sebagai pelaku serangan terhadap dua fasilitas minyak Aramco Arab Saudi, sebagai sekutu utama AS di Teluk. Serangan itu berdampak pada berkurangnya pasokan minyak dunia sebesar 5 persen.

Rencana pertemuan Presiden Donald Trump dengan Presiden Hassan Rouhani di sela Sidang Majelis Umum PBB, sebagaimana dimediasi Prancis, batal karena Iran menginginkan AS mencabut sanksi terlebih dulu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut