AS Masukkan Pemberontak Houthi Yaman sebagai Organisasi Teroris mulai 19 Januari 2021

Anton Suhartono ยท Senin, 11 Januari 2021 - 16:11:00 WIB
AS Masukkan Pemberontak Houthi Yaman sebagai Organisasi Teroris mulai 19 Januari 2021
Mike Pompeo (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) memasukkan pemberontak Houthi Yaman sebagai organisasi teroris asing mulai 19 Januari 2021. Kelompok yang didukung Iran itu berkali-kali melancarkan serangan ke Arab Saudi, negara pemimpin koalisi untuk mengembalikan pemerintahan sah dari pemberontak Yaman.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo 10 hari menjelang pergantian kepemimpinan dari Donald Trump kepada Joe Biden.

"Departemen Luar Negeri akan memberi tahu Kongres tentang rencana saya menunjuk Ansar Allah yang biasa disebut sebagai Houthi sebagai Organisasi Teroris Asing (FTO)", kata Pompeo, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Senin (11/1/2021).

Selain pemberontak Houthi, lanjut Pompeo, AS juga menargetkan para pemimpin kelompok tersebut.

"Saya juga akan memasukkan tiga pemimpin Ansar Allah, Abdul Malik Al Houthi, Abdul Al Khaliq Badr Al Din Al Houthi, dan Abdullah Yahya Al Hakim, sebagai teroris global," kata Pompeo.

Pompeo menambahkan, status baru sebagai teroris asing dan global itu berlaku mulai 19 Januari 2021. Setelah itu Departemen Keuangan AS akan memblokir aktivitas keuangan milik individu atau kelompok yang terkena sanksi. Namun lisensi diberikan kepada beberapa aktivitas kemanusiaan yang dilakukan oleh organisasi non-pemerintah Yaman serta transaksi tertentu terkait dengan ekspor komoditas penting ke Yaman seperti makanan dan obat-obatan.

Departemen Keuangan AS juga punya kewenangan membuat pengecualian dengan mengeluarkan izin khusus kepada kelompok kemanusiaan untuk mengirim makanan dan medis ke negara-negara yang terkena sanksi berat, seperti dilakukan terhadap Iran dan Venezuela.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2