Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Tewas Demo Rusuh di Iran Tembus 4.000 Orang, 5.000 Lebih Luka Parah
Advertisement . Scroll to see content

AS Minta Penggunaan Vaksin Covid Johnson & Johnson Dihentikan, Ada Apa?

Rabu, 14 April 2021 - 05:41:00 WIB
AS Minta Penggunaan Vaksin Covid Johnson & Johnson Dihentikan, Ada Apa?
AS meminta agar penggunaan vaksin Covid Johnson & Johnson disetop. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON DC, iNews.id – Regulator kesehatan di Amerika Serikat pada Selasa (13/4/2021) meminta agar penggunaan vaksin Covid-19 dosis tunggal Johnson & Johnson dihentikan. Permintaan itu menyusul temuan enam penerima vaksin mengalami kelainan langka, termasuk pembekuan darah.

Semua enam penerima vaksin adalah perempuan antara usia 18-48 tahun. Sementara, seorang perempuan meninggal dunia, dan satu penerima vaksin lagi di Nebraska dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis, New York Times melaporkan dengan mengutip pejabat setempat.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) akan mengadakan pertemuan pada Rabu (14/4/2021) guna meninjau kasus tersebut. 

CDC dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) melalui pernyataan bersama menyatakan, insiden buruk semacam ini tampaknya sangat jarang terjadi. Per 12 April, lebih dari 6,8 juta dosis vaksin corona Johnson & Johnson telah diberikan kepada warga di AS.

Akibat insiden tersebut, saham Johnson & Johnson pun terjun bebas, turun 3 persen sebelum pembukaan perdagangan.

Permintaan dari regulator AS itu muncul kurang dari sepekan setelah regulator obat Eropa menyebutkan bahwa pihaknya sedang meninjau kasus pembekuan darah langka pada empat penerima vaksin di AS.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut