AS Mundur dari Kesepakatan, Iran Tetap Lanjutkan Pengembangan Nuklir

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 09 Mei 2018 - 09:37:00 WIB
AS Mundur dari Kesepakatan, Iran Tetap Lanjutkan Pengembangan Nuklir
Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Presiden Donald Trump menegaskan Amerika Serikat (AS) menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran. Menanggapi hal itu, Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut AS tidak menghormati negaranya dan siap memulai kembali pengayaan uranium, kunci untuk membuat energi dan senjata nuklir.

"AS mengumumkan bahwa mereka tidak menghormati komitmennya. Saya telah memerintahkan Organisasi Energi Atom Iran untuk siap beraksi jika diperlukan. Jika perlu, kami dapat melanjutkan pengayaan ke tingkat tanpa batas," ujar Rouhani, seperti dilaporkan BBC, Rabu (9/5/2018).

Dia mengatakan akan menunggu beberapa pekan untuk berbicara dengan sekutu dan pihak yang turut menyepakati kesepakatan nuklir.

"Jika kami mencapai tujuan kesepakatan dalam kerja sama dengan anggota lain yang berada dalam kesepakatan, maka kesepakatan itu akan tetap ada," kata dia.

Kesepakatan yang diteken pada 2015 itu yakni Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), bertujuan membatasi kegiatan nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi yang dijatuhkan oleh PBB, AS, dan Uni Eropa.

Trump sebelumnya mengeluhkan kesepakatan itu hanya membatasi kegiatan nuklir Iran untuk jangka waktu tertentu, tidak menyebut soal pengembangan rudal balistik.

Kesepakatan itu juga dianggap menguntungkan Iran karena bisa mendapat 100 miliar dolar AS yang digunakan untuk persenjataan, aksi teror, dan penindasan di seluruh Timur Tengah.

Sementara itu, Mantan Presiden AS Barack Obama, yang menandatangani kesepakatan atas nama AS tiga tahun lalu, menyebut keputusan Trump menyesatkan.

Editor : Nathania Riris Michico