Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ganas! Iran Hantam 26 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan 115 Serangan
Advertisement . Scroll to see content

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

Minggu, 01 November 2026 - 13:49:00 WIB
AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya
Amerika Serikat bersikeras mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin ke KTT G20 di Miami, Florida, pada Desember 2026 (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) bersikeras mengundang Presiden RusiaVladimir Putin ke KTT G20 di Miami, Florida, pada Desember 2026. Keputusan Presiden Donald Trump tersebut menuai penolakan dari sejumlah negara Eropa yang menilai kehadiran Putin berisiko menormalisasi perang Rusia di Ukraina.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio membela keputusan Trump dengan menegaskan bahwa dialog justru merupakan satu-satunya jalan untuk mengakhiri perang Ukraina. Menurut dia, tidak mungkin mencapai kesepakatan damai jika pihak-pihak yang bertikai tidak bersedia bertemu dan berbicara.

Rubio menegaskan, bertemu dengan seorang pemimpin negara bukan berarti memberikan legitimasi terhadap kebijakan atau tindakan yang dilakukannya.

"Yang tidak dia terima adalah gagasan bahwa bertemu dengan seseorang akan melegitimasi mereka atau membuat Anda setuju dengan semua yang mereka lakukan. Sangat sederhana, semua orang menginginkan kesepakatan mengakhiri perang ini. Bagaimana Anda bisa membuat kesepakatan tanpa Anda bertemu mereka?" ujar Rubio, seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (1/11/2026).

Menurut Rubio, Trump menganggap penting kehadiran Rusia dalam KTT G20. Washington memandang komunikasi dengan Moskow tetap diperlukan, terutama untuk membuka peluang penyelesaian konflik Ukraina yang telah berlangsung selama empat tahun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut