AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan akan mengambil alih pasokan minyak Iran seperti dilakukan negaranya terhadap Venezuela. Menurut Trump, mengambil alih pasokan minyak Iran merupakan pilihan.
"Maksud saya, saya tidak akan membicarakannya, tapi itu adalah sebuah pilihan," kata Trump, saat ditanya wartawan, apakah ada kemungkinan AS memperlakukan Iran seperti Venezuela, seperti dikutip dari CNN, Jumat (27/3/2026).
Trump menilai, AS bisa saja memperlakukan hal yang sama terhadap Iran, menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dari kekuasaan, kemudian bekerja sama dengan presiden yang baru Delcy Rodríguez dalam hal minyak serta isu lainnya.
"Nah, di Venezuela, kita telah bekerja sama dengan sangat baik. Tentu saja kita telah memperoleh miliaran dan miliaran dolar. Dan omong-omong, Venezuela saat ini berkinerja lebih baik daripada yang pernah mereka lakukan dalam sejarah negara mereka. Semacam usaha patungan, tapi AS bisa menghasilkan banyak uang," kata Trump.
Timur Tengah Membara! Iran Klaim Luncurkan Rudal ke Kapal Induk AS
Dia melanjutkan, AS tidak membutuhkan Selat Hormuz karena pasokan energinya tak harus melalui jalur perairan strategis tersebut.
Trump juga berusaha meminimalkan dampak perang terhadap pasokan minyak AS.
“Kita memiliki begitu banyak minyak. Negara kita tidak terpengaruh oleh ini (perang). Kita memiliki lebih banyak, kita memiliki dua kali lipat jumlah minyak dibandingkan Arab Saudi atau Rusia, dan segera akan menjadi tiga kali lipat jumlahnya,” katanya.
Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menambahkan, dalam 2 bulan pertama 2026, Venezuela menghasilkan lebih banyak pendapatan dari penjualan minyak daripada yang diperoleh hampir sepanjang 2025.
Editor: Reza Fajri