Momen Presiden Korsel Debat dengan Pejabat, Bela Warganya yang Ditangkap Israel
SEOUL, iNews.id - Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung terlibat perdebatan sengit dengan pejabat keamanan negaranya saat membahas penahanan dua warga Korsel oleh Israel. Dalam rapat kabinet, Lee dengan tegas membela para aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditangkap ketika menjalankan misi kemanusiaan ke Gaza.
Perdebatan memanas ketika Penasihat Keamanan Nasional Wi Sung Lac menyebut kedua warga Korsel tersebut telah mengabaikan peringatan pemerintah agar tidak berupaya memasuki wilayah Gaza. Namun Lee langsung membantah dan menilai tindakan Israel tetap tidak bisa dibenarkan.
“Mengabaikan saran pemerintah adalah urusan masing-masing, tetapi menahan warga kita tanpa dasar hukum internasional yang sah adalah tidak adil. Menurut saya, ini terlalu keras dan tidak manusiawi,” kata Lee dalam rapat kabinet, Rabu (20/5/2026), seperti dikutip dari Chosun Daily.
Lee sebelumnya mengecam keras penahanan dua aktivis Korsel yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Gaza.
Kesal Warga Korsel Ditangkap Israel, Presiden Lee: Bukankah Netanyahu Buronan ICC?
“Ini sangat tidak manusiawi dan telah melampaui batas yang bisa diterima,” ujarnya.