Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Tembakkan 850 Lebih Rudal Tomahawk dalam Perang Iran, Persediaan Sekarat?
Advertisement . Scroll to see content

AS Siapkan Serangan Darat ke Iran, Perang Diperkirakan Beberapa Minggu

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:37:00 WIB
AS Siapkan Serangan Darat ke Iran, Perang Diperkirakan Beberapa Minggu
Pentagon dilaporkan sedang mempersiapkan potensi operasi serangan darat ke Iran yang bisa berlangsung beberapa pekan (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan sedang mempersiapkan potensi operasi serangan darat ke Iran. Serangan darat diprediksi akan berlangsung selama beberapa pekan.

Militer AS mengerahkan ribuan pasukan Marinir, penerjun payung, serta personel reguler ke Timur Tengah, ditandai dengan tibanya kapal induk amfibi USS Tripoli.

Surat kabar The Washington Post, mengutip beberapa sumber pejabat keamanan AS, melaporkan rencana tersebut menandai “fase baru pertempuran” yang mungkin jauh lebih membahayakan bagi pasukan AS, ketimbang sebulan pertama. Diketahui, operasi AS ke Israel sejak 28 Februari mengandalkan serangan udara.

Namun beberapa sumber pejabat itu mengatakan, operasi serangan darat tidak akan sampai pada invasi skala penuh, meski bisa saja melibatkan pasukan elite hingga infanteri konvensional.

AS sedang menilai potensi perlawanan dari pihak Iran, termasuk ancaman serangan drone dan rudal, tembakan darat, serta ranjau darat.

Gedung Putih tidak menampik persiapan serangan darat AS yang dilakukam Pentagon karena mereka sebatas menjalankan tugas. Namun hal yang jelas, keputusan untuk mengerahkan pasukan darat atau tidak tetap berada di tangan Presiden Donald Trump.

“Tugas Pentagon adalah melakukan persiapan untuk memberikan Panglima Tertinggi pilihan maksimal. Ini bulkan berarti Presiden sudah membuat keputusan,” kata Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut