Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 164 WNA Bekerja Tanpa RPTKA, Perusahaan di Kalbar Didenda Rp2,17 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Asyiknya, Perusahaan di Inggris Terapkan 4 Hari Kerja Seminggu Tanpa Potong Gaji

Rabu, 30 November 2022 - 15:12:00 WIB
Asyiknya, Perusahaan di Inggris Terapkan 4 Hari Kerja Seminggu Tanpa Potong Gaji
100 perusahaan di Inggris menerapkan waktu kerja 4 hari seminggu (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Sebagian pekerja di Inggris merasakan kerja hanya 4 hari seminggu. Sekitar 100 perusahaan telah mendaftarkan pemberlakuan masa kerja 4 hari dalam sepekan tanpa memotong gaji.

Perusahaan yang menerapkan 4 hari kerja tersebut memiiki sekitar 2.600 karyawan. Angka tersebut masih terbilang kecil dibandingkan total pekerja di Inggris.  Meski demikian Kampanye 4 Hari Kerja yang digulirkan perusahaan-perusahaan itu diharapkan bisa menjadi pelopor perubahan.

Perusahaan menjelaskan, 4 hari kerja justru mendorong produktivitas karyawan. Meski jam kerja berkurang, namun output yang diberikan sama dengan bekerja selama 5 hari dalam sepekan. Kebijakan tersebut juga terbukti efektif untuk merekrut dan mempertahankan karyawan, sehingga mengurangi turnover.

Dua perusahaan terbesar yang telah mendaftar adalah Atom Bank dan Awin, masing-masing memiliki sekitar 450 karyawan di Inggris.

"(4 hari kerja adalah) Satu inisiatif paling transformatif yang pernah kami lihat dalam sejarah perusahaan," kata Adam Ross, CEO Awin, perusahaan pemasaran global, dikutip dari Guardian.

Dia menjelaskan selama 1,5 tahun menerapkan masa kerja 4 hari, perusahaan tidak hanya mengalami peningkatan luar biasa dalam kesehatan dan kesejahteraan karyawan, tapi juga dalam layanan dan hubungan dengan kostumer.

Grup Kampanye 4 Hari Kerja di Inggris juga membagikan pengalaman mereka kepada proyek percontohan melibatkan sekitar 70 perusahaan di dunia yang mempekerjakan sekitar 3.300 karyawan. Perusahaan tersebut melakukan uji coba 4 hari kerja melibatkan peneliti dari Universitas Cambridge dan Oxford, perguruan tinggi di Boston, serta lembaga think tank Autonomy.

Dalam pernyataan pada September, sekitar 88 persen dari perusahaan yang terlibat uji coba menyatakan, 4 hari kerja dalam seminggu berkontribusi positif untuk bisnis.  Sekitar 95 perusahaan menyatakan produktivitas tetap sama atau meningkat dibandingkan dengan 5 hari kerja.

Direktur Kampanye 4 Hari Kerja Inggris Joe Ryle mengatakan, penerapan skema ini menemukan momentum yakni saat perusahaan bersiap menghadapi resesi yang panjang.

“Kami ingin melihat 4 hari kerja seminggu tanpa memotong gaji menjadi kebiasaan di negara ini pada akhir dekade. Kami berharap ada lebih banyak perusahaan yang mendaftar selama beberapa tahun ke depan,” katanya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut