Aung San Suu Kyi Janji Transparan soal Rohingya, Siap Buka Dialog

Anton Suhartono ยท Senin, 08 Oktober 2018 - 18:48 WIB
Aung San Suu Kyi Janji Transparan soal Rohingya, Siap Buka Dialog

Aung San Suu Kyi berbicang dengan PM Thailand Prayuth Chan Ocha (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi berjanji akan meningkatkan transparansi terkait penanganan krisis Rohingya.

Suu Kyi merupakan pemimpin sipil yang diharapkan bisa berbuat lebih banyak untuk mengakhiri penderitaan warga muslim Rohingya di Rakhine yang dibantai oleh militer. Namun dia gagal memenuhi ekspektasi komunitas internasional. Kecaman silih bergani datang. Terakhir, Kanada mencabut status warga negara kehormataman Suu Kyi.

Tim pencari fakta PBB dalam laporan akhirnya menyebut kekerasan terhadap etnis Rohingya merupakan pembasmian etnis.

"Saya mengakui, kami memiliki tantangan yang harus dihadapi, khususnya tekait dengan Rakhine dan perjuangan untuk mewujudkan perdamaian," kata Suu Kyi, yang sedang berada di Tokyo, Jepang, untuk menghadiri pertemuan investasi, dikutip dari AFP, Senin (8/10/2018).

"Kami tidak menyembunyikan fakta ini dari teman-teman kami," katanya.

Peraih Hadiah Nobel Perdamaian tahun 1991 itu sadar, Myanmar harus bisa berkerja sama dengan komunitas internasional agar kepentingan ekonomi, khususnya soal investasi, tidak terganggu.

"Kami memahami bahwa perdamaian, rekonsiliasi, harmoni, stabilitas, supremasi hukum, hak asasi manusia, semua ini harus dipertimbangkan saat kami mencari lebih banyak investasi, untuk peluang ekonomi yang lebih besar," katanya.

Suu Kyi pun siap membuka diri dengan negara lain untuk mencari solusi krisis Rohingya.

"Jika Anda memiliki kekhawatiran, jika Anda memiliki kekhawatiran, tolong diskusikan secara terbuka dengan kami," tuturnya lagi.

 


Editor : Anton Suhartono