Australia Larang Iklan Produk Junk Food di Lokasi Milik Pemerintah

Nathania Riris Michico ยท Selasa, 23 April 2019 - 07:28 WIB
Australia Larang Iklan Produk Junk Food di Lokasi Milik Pemerintah

Ilustrasi anak yang makan junk food atau makanan cepat saji. (FOTO: Shutterstock)

BRISBANE, iNews.id - Pemerintah Queensland, Australia, melarang berbagai macam bentuk promosi produk makanan junk food atau makanan siap saji di lokasi milik pemerintah. Hal ini sebagai upaya untuk memberantas pola makan yang buruk dan obesitas pada anak-anak.

Menteri Kesehatan Queensland Steven Miles mengatakan iklan produk makanan yang tidak sehat itu akan dihapuskan di lebih dari 2.000 ruang yang disediakan untuk iklan luar ruangan, termasuk halte bus, stasiun kereta api, dan koridor jalan.

"Para pengiklan 'Junk Food' menargetkan anak-anak, kita tahu itu, dan obesitas di masa kanak-kanak adalah indikator utama obesitas di masa dewasa," kata Miles, seperti dilaporkan ABC News.

"Ini tentang melakukan apa yang kita bisa untuk melindungi anak-anak kita dari jenis pemasaran yang mengarahkan mereka untuk membuat pilihan yang tidak sehat."

Miles mengatakan, larangan itu akan memengaruhi sejumlah ruang sewaan yang dimiliki oleh Pemerintah Negara Bagian Queensland.

"Obesitas adalah tantangan nyata bagi komunitas kami, begitu juga bagi rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan lain, tetapi juga untuk individu yang menderita -ini benar-benar keputusan tentang bagaimana pemerintah yang memimpin dengan memberi contoh dan mengatakan bahwa kami akan menggunakan ruang kami untuk mengiklankan pilihan yang lebih sehat," katanya.

Manajer Eksekutif Koalisi Kebijakan Obesitas Jane Martin mengatakan, pembatasan itu merupakan kemenangan bagi kaum muda dan kesehatan mereka.

"Ini persis tindakan yang direkomendasikan oleh berbagai lembaga di seluruh dunia, seperti Organisasi Kesehatan Dunia, untuk melindungi anak-anak dari pengaruh pemasaran junk food," kata Martin.

"Orang-orang muda menggunakan transportasi umum, mereka terpapar dengan pemasaran semacam ini. Ini adalah langkah yang sangat penting untuk melindungi anak-anak ketika mereka sedang dalam perjalanan ke sekolah, akan bertemu dengan teman-teman, (di mana) sangat sulit bagi orangtua atau siapa pun untuk campur tangan," ujar dia, menambahkan.

Editor : Nathania Riris Michico