Australia Siaga Tinggi Hadapi Covid Varian Baru, Batasi Jumlah Pelancong Masuk

Djairan ยท Sabtu, 09 Januari 2021 - 17:35:00 WIB
Australia Siaga Tinggi Hadapi Covid Varian Baru, Batasi Jumlah Pelancong Masuk
Bendera Australia (ilustrasi). (Foto: AFP)

CANBERRA, iNews.idAustralia berada dalam keadaan siaga tinggi setelah varian baru Covid-19 asal Inggris dan Afrika Selatan masuk ke negara itu. Otoritas kesehatan setempat mengonfirmasi pada Sabtu (9/1/2021) waktu setempat.

Seperti di Ibu Kota Queensland, Brisbane, kini tengah melakukan lockdown (karantina wilayah) ketat selama tiga hari setelah ditemukannya varian baru Covid-19 asal Inggris. Sementara varian yang disebut berasal dari Afrika Selatan ditemukan di kota terbesar di Australia, Sydney.

Negeri kanguru tergolong berhasil dibandingkan dengan negara ekonomi maju lainnya dalam mengelola wabah selama pandemi Covid-19. Australia hanya mencatat total infeksi sekitar 28.600 dan 909 kematian, dengan rata-rata negara bagian saat ini mencatat nol penularan Covid-19.

Namun, mengingat munculnya varian baru virus corona, pemerintah memutuskan memangkas dan membatasi jumlah pelancong yang masuk dari luar negeri, sejak Jumat (8/1/2021). Pemerintah Australia juga mewajibkan hasil tes Covid-19 negatif kepada penumpang pesawat, serta memperbanyak fasilitas pengujian dan karantina.

“Apa pun yang dapat kami lakukan untuk mengurangi risiko tersebut sangatlah penting, terutama sekarang ketika kita memahami mengenai strain ini, dan semua ahli menyarankan pada waktunya bahwa strain yang bermutasi ini akan menjadi strain yang dominan,” ujar Perdana Menteri New South Wales, Gladys Berejiklian, dalam konferensi pers yang dikutip Reuters, Sabtu (9/1/2021).

New South Wales, negara bagian terbesar Australia, melaporkan satu kasus yang ditularkan oleh komunitas baru hari ini. Sementara di Queensland, tempat kasus varian baru asal Inggris tercatat pekan lalu, melaporkan tidak ada kasus baru, namun pejabat setempat tetap waspada.

Editor : Ahmad Islamy Jamil