Babak Baru Perang Rusia Vs Ukraina, Negara-Negara Eropa Bakal Terlibat?
“Eropa dan NATO tidak hanya akan mempertahankan tekanan terhadap Rusia, kami akan meningkatkannya, dan kami tidak akan berhenti, sampai Rusia berhenti mengebom dan membunuh anak-anak, laki-laki, dan perempuan tidak bersalah di Ukraina,” kata von der Leyen, usai bertemu Sekjen NATO Mark Rutte, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/9/2026).
Warga Eropa, lanju dia, dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa serangan-serangan hibrida itu seperti menjadi kenormalan baru.
Rutte mengatakan lebih banyak drone dan rudal Rusia melintasi wilayah udara NATO di sayap timur Eropa. Selain itu ada peningkatan aktivitas kriminal, termasuk serangan Leipzig.
"Jika Rusia mengira kita akan terpecah belah oleh ancaman ini, atau mengira kita menjadi terhalangi untuk mendukung Ukraina, mereka salah," ujarnya.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan pihaknya sedang membahas sanksi terkait kompleks militer Rusia. Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis menyerukan tindakan tegas menargetkan sektor energi.