Badai Isaias Terjang Florida, Kasus Harian Infeksi Covid-19 di AS Turun

Arif Budiwinarto ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 09:44 WIB
Badai Isaias Terjang Florida, Kasus Harian Infeksi Covid-19 di AS Turun

Amerika Serikat mengalami kenaikan lebih dari 67.000 kasus baru pada Rabu (15/7/2020 (foto: ist)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat mencatatkan jumlah kasus baru Covid-19 terendah dalam kurun waktu sepekan terakhir. Akhir pekan kemarin, penambahan kasus baru tak sampai 50.000.

Berdasarkan data John Hopkins Univesity yang dilaporkan AFP, Senin (3/8/2020) pagi WIB, di Amerika terdapat 47.508 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam hari Minggu (3/8/2020) kemarin. Di hari yang sama, penambahan kasus kematian terbilang rendah yakni 515.

Angka-angka tersebut menjadi yang terendah dalam sepekan terakhir, bahkan selama lima hari berturut-turut kasus infeksi harian Covid-19 di AS selalu lebih dari 60.000 dan angka kematian setidaknya tak kurang dari 1.000.

Namun demikian, Amerika Serikat masih berada di urutan teratas negara terbanyak mencatatkan kasus Covid-19 di dunia yakni 4.665.000 dan 154.834 angka kematian.

Para ahli meyakini penurunan kasus baru Covid-19 di AS pada Minggu kemarin disebabkan Badai Isaias yang melanda Florida sejak Sabtu (1/8/2020). Badai yang membawa angin berkecepatan 80 km/jam itu memaksa toko-toko, pusat keramaian publik dan fasilitas penanganan Covid-19 luar ruangan tutup. Kondisi tersebut memaksa warga Florida berdiam diri di rumah.

Sebelumnya, Gubernur Negara Bagian Florida, Ron DeSantis mengatakan warganya masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Perkonomian Florida yang bergantung pada sektor pariwisata kembali menggeliat di musim panas tahun ini setelah pemerintah melonggarkan aturan pembatasan wilayah (lockdown).

Florida merupakan negara bagian yang menyumbang kasus infeksi Covid-19 terbanyak di Amerika Serikat. Selama terjangan Badai Isaias, Florida yang melaporkan 77 kasus kematian akibat Covid-19, turun dari rekor sehari sebelumnya yakni 179 kasus. Sehingga total kematian di negara bagian selatan itu menjadi 6.920.

Editor : Arif Budiwinarto