Bahrain dan Israel Normalisasi Hubungan, Donald Trump: Hari yang Bersejarah

Anton Suhartono ยท Sabtu, 12 September 2020 - 01:02 WIB
Bahrain dan Israel Normalisasi Hubungan, Donald Trump: Hari yang Bersejarah

Donald Trump bersama penasihat Gedung Putih yang juga menantunya Jared Kushner sumringah di Gedung Putih setelah mengumumkan normalisasi hubungan Bahrain dengan Israel (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pengumuman mengejutkan yakni negara Arab Bahrain akan menormalisasi hubungan dengan Israel.

Bahrain menjadi negara Arab kedua setelah Uni Emirat yang mengumumkan normalisasi hubungan dengan Israel dalam sebulan terakhir.

Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Trump berbicara pada Jumat pagi sebelum mengumumkan terobosan tersebut.

Setelah itu Trump merayakannya di Gedung Putih, Washington DC, dengan menyebutnya sebagai hari yang benar-benar bersejarah.

Bersejarah, karena pengumuman ini bertepatan dengan peringatan serangan 11 September 2001 atau 9/11, sebuah pesan bagi kelompok radikal yang memusuhi AS.

"Ketika saya menjabat, Timur Tengah berada dalam keadaan kacau balau," kata Trump.

Bahrain menyetujui untuk menandatangani kesepakatan damai dengan Israel pada 15 September mendatang di Gedung Putih, di mana UEA juga akan meneken kesepakatan yang sama.

Bahrain mengikuti jejak UEA yang lebih dulu mengumumkan perdamaian dengan Israel yakni pada 13 Agustus lalu. Dia menjadi negara Arab keempat yang menormalisasi hubungan dengan Israel, selain Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994.

Editor : Anton Suhartono