Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Helikopter Militer Black Hawk Israel Jatuh di Bethlehem
Advertisement . Scroll to see content

Balas Dendam, Pemimpin Hizbullah Naim Qassem Beri Sinyal Serang Israel

Sabtu, 29 November 2025 - 12:43:00 WIB
Balas Dendam, Pemimpin Hizbullah Naim Qassem Beri Sinyal Serang Israel
Naim Qassem mengutuk pembunuhan komandan senior Haitham Ali Tabatabai oleh Israel seraya menjanjikan pembalasan (Foto: Al Manar TV)
Advertisement . Scroll to see content

BEIRUT, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hizbullah Lebanon Naim Qassem mengutuk pembunuhan komandan senior Haitham Ali Tabatabai oleh Israel pekan lalu. Ini merupakan komentar pertama Qassem sejak serangan terhadap Ali Tabatabai di Beirut. 

Menurut Qassem, serangan yang berlangsung pada Minggu (23/11/2025) itu merupakan kejahatan yang disengaja. Hizbullah berhak membalas kematian kepala staf militer kelompok tersebut kapan pun.

"Apa yang terjadi adalah serangan terang-terangan dan kejahatan disengaja, dan kita berhak untuk membalas. Kita akan menentukan waktunya," ujarnya, dalam pidato mengenang kematian Ali Tabatabai, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (29/11/2025).

Serangan yang terhadap apartemen di pinggiran selatan Beirut itu juga empat orang serta melukai 25 orang lainnya. 
Hizbullah mengonfirmasi kematian Tabatabai dalam serangan tersebut.

Menurut Qassem, perjanjian gencatan senjata Israel-Hizbullah yang berlaku pada 27 November 2024 telah memasuki fase baru. Dia mendesak pemerintah Lebanon memikul tanggung jawab untuk mengusir penjajah Israel.

Qassem mengutuk para pejabat Lebanon dengan menyebutnya sebagai "budak Israel". Meski jumlah mereka sedikit, namun membuat masalah dengan berusaha mengacaukan pemerintah dan mengikuti perintah Amerika Serikat, termasuk melucuti senjata kelompoknya.

Hizbullah, kata Qassem, siap membahas strategi pertahanan, namun tidak di bawah tekanan serta tidak untuk mencapai perjanjian baru.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut