Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Paniknya Israel saat Trump Dilaporkan Akan Serang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Balon Mata-Mata China Ditembak Jatuh, Jet Tempur F-22 Lepaskan Rudal Supersonik AIM-9X

Minggu, 05 Februari 2023 - 05:39:00 WIB
Balon Mata-Mata China Ditembak Jatuh, Jet Tempur F-22 Lepaskan Rudal Supersonik AIM-9X
Jet tempur F-22 dari Pangkalan Angkatan Udara Langley di Virginia menembak balon mata-mata China pukul 14:39 waktu setempat. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pesawat tempur militer Amerika Serikat (AS) menembak jatuh balon mata-mata yang diduga milik China saat melayang di lepas pantai Carolina Selatan, Sabtu (4/2/2023) dengan satu rudal. Jet tempur F-22 dari Pangkalan Angkatan Udara Langley di Virginia menembak target pukul 14:39 waktu setempat. 

Seorang pejabat senior militer AS mengatakan beberapa pesawat tempur dan pesawat pengisi bahan bakar terlibat dalam misi tersebut. Jet tempur F-22 menggunakan satu rudal udara-ke-udara supersonik AIM-9X, pencari panas untuk menghancurkan target. 

Balon pengintai itu ditembak jatuh sekitar enam mil laut lepas pantai AS, di atas perairan yang relatif dangkal, berpotensi membantu upaya untuk memulihkan elemen kunci dari peralatan pengawasan China di antara puing-puing dalam beberapa hari mendatang, kata para pejabat.

Seorang fotografer Reuters yang menyaksikan penembakan itu mengatakan, aliran serangan datang dari jet dan mengenai balon, tetapi tidak ada ledakan. Kemudian balon itu mulai jatuh.

Presiden Joe Biden telah mengeluarkan perintah pada Rabu (1/2/2023) untuk menembak jatuh balon tersebut. Tetapi Pentagon merekomendasikan menunggu sampai itu dapat dilakukan di atas perairan terbuka untuk melindungi warga sipil dari puing-puing yang jatuh ke darat dari ketinggian ribuan meter di atas lalu lintas udara komersial.

"Kami berhasil menurunkannya, dan saya ingin memuji penerbang kami yang melakukannya," kata Biden.

Penembakan terjadi tak lama setelah pemerintah AS memerintahkan penghentian penerbangan masuk dan keluar dari tiga bandara South Carolina. Kketiga bandara tersebut yakni, Wilmington, Myrtle Beach dan Charleston.

Langkah itu diambil sebagai upaya keamanan nasional yang dirahasiakan. Penerbangan telah kembali dilanjutkan pada Sabtu sore.

Balon itu pertama kali memasuki wilayah udara AS pada 28 Januari sebelum pindah ke wilayah udara Kanada pada Senin 30 Januari. Benda itu kembali masuk ke wilayah udara AS pada 31 Januari. 

Setelah melintasi daratan AS, balon itu tidak kembali ke perairan terbuka, membuat penembakan menjadi sulit. Pejabat tidak secara terbuka mengungkapkan keberadaan balon tersebut di atas AS hingga Kamis (2/2/2023).

Washington menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan AS. Pemerintah memberi tahu Beijing tentang penembakan itu pada hari Sabtu tersebut. 

Balon mata-mata China yang dicurigai itu mendorong Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken untuk menunda kunjungan ke China minggu ini. Kunjungan tersebut seharusnya dimulai pada Jumat (3/2/3023) lalu.

Penundaan perjalanan Blinken, yang telah disetujui pada November oleh Biden dan Presiden China Xi Jinping, merupakan pukulan bagi mereka yang mengharapkannya sebagai kesempatan untuk menstabilkan hubungan antara kedua negara yang semakin retak.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut