Banjir Bandang Grand Canyon AS, 2 Orang Tewas Puluhan Masih Hilang
Jumlah pasti orang hilang belum diketahui pasti. Namun, pihak pengelola taman nasional menyatakan dalam unggahan media sosial, sedang mencari informasi mengenai lebih dari 20 orang yang belum diketahui keberadaan mereka.
Kawasan South Rim taman nasional tetap dibuka untuk umum pada Senin. Namun fasilitas penginapan dan layanan lainnya ditutup, karena ancaman badai petir.
David Gregory, seorang pengunjung taman, mengatakan kepada CBS News, dia dan tamu lain di kompleks penginapan Phantom Ranch berlari melintasi jembatan penyeberangan menuju tempat lebih tinggi, 10 menit sebelum jembatan itu hanyut terbawa arus.
"Saya kira tidak akan selamat, itu akan menjadi akhir segalanya bagi kami," ujarnya.
Di antara pengunjung Taman Nasional Grand Canyon yang terjebak banjir tersebut adalah anggota DPR AS David Schweikert, seorang politisi Partai Republik dari Arizona. Dia sedang melakukan kegiatan arung jeram bersama teman-temannya di ngarai dekat Bright Angel Creek ketika mendengar suara gemuruh.
"Suaranya seperti deretan lokomotif yang melaju kencang dan menghantam batu-batu besar," kata Schweikert seraya menambahkan kelompoknya berhasil berjalan kaki menuju tempat yang aman.
Editor: Anton Suhartono