Banjir Dahsyat di Brasil Rendam 265 Kota, 39 Orang Tewas 68 Hilang
Hujan lebat mengguyur wilayah yang berbatasan dengan Uruguay dan Argentina itu sejak Senin lalu.
Institut Meteorologi Nasional Brasil memperkirakan, sebagian wilayah Rio Grande do Sul masih akan berada pada level siaga untuk beberapa hari mendatang, meski di beberapa kota banjir sudah surut, meninggalkan endapan lumpur.
Di beberapa kota, jalanan berubah menjadi sungai, jalan dan jembatan rusak dan hancur. Badai juga memicu tanah longsor dan runtuhnya sebagian struktur bendungan di pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Bendungan lainnya di Kota Bento Goncalves juga berisiko runtuh. Pihak berwenang setempat sudah memerintahkan warga yang tinggal di sekitarnya untuk mengungsi.
Di Porto Alegre, ibu kota Rio Grande do Sul, Sungai Guaiba meluap menyebabkan jalan-jalan di sekitarnya tergenang sehingga menghalangi akses ke pusat kota yang bersejarah.
Rio Grande do Sul berada pada titik pertemuan geografis antara atmosfer tropis dan kutub, menciptakan pola cuaca dengan periode hujan lebat dan kekeringan panjang. Para ilmuwan Brasil yakin pola ini bisa semakin intensif akibat perubahan iklim.
Editor: Anton Suhartono