Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Dahsyat Nepal, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Nepal, 400 Pekerja PLTA Masih Terjebak di Terowongan Penuh Air dan Lumpur

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:32:00 WIB
Banjir Nepal, 400 Pekerja PLTA Masih Terjebak di Terowongan Penuh Air dan Lumpur
Sekitar 400 pekerja proyek PLTA Nepal dilaporkan masih terjebak di terowongan setelah banjir dahsyat menerjang negara itu (Foto: Vantor via AP)
Advertisement . Scroll to see content

KATHMANDU, iNews.id - Sekitar 400 pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Nepal dilaporkan masih terjebak di terowongan setelah banjir dahsyat menerjang negara itu, Rabu (26/8/2026).

Asosiasi Pendaki Gunung Nepal (NMA) menyatakan, para pekerja tersebut terjebak di terowingan Hakku-216, Distrik Rasuwa. Upaya enyelamatan terhambat air dan lumpur tebal.

Tim penyelamat NMA, dipimpin oleh penanggung jawab SAR Bikram Karki, dikerahkan ke Terowongan No 1, 2, dan 3, untuk mempelajari situasi sambil berusaha menjangkau para pekerja yang terjebak. 

Namun, tim tidak bisa melanjutkan operasi karena kondisi di dalam terowongan sangat berbahaya dan sulit secara teknis.

Diperkirakan 300 hingga 400 pekerja mungkin terjebak di dalam terowongan tersebut. Mereka hilang kontak sejak 3 hari terakhir.

NMA juga menyerukan operasi SAR khusus melibatkan tim yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk bekerja di lingkungan terowongan yang tergenang air, penuh lumpur, dan sempit.

Tim akan membutuhkan pompa air berkapasitas tinggi, alat berat untuk membersihkan lumpur dan puing-puing, serta alar deteksi canggih, tali, perlengkapan untuk ruang sempit, alat bantu pernapasan, serta peralatan medis darurat.

NMA telah meminta bantuan tim medis dan tanggap darurat, serta par pakar pendakian gunung, penjelajahan ngarai, penjelajah gua, dan lainnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut