Diluluhlantakkan Banjir dalam Sekejap, Nepal Butuh Biaya Pemulihan Rp88 Triliun
KATHMANDU, iNews.id - Nepal membutuhkan dana 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp88,4 triliun untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang dahsyat yang menerjang pada Rabu (26/8/2026).
Miliarder Nepal Binod Chaudhary menyebut angka tersebut, berdasarkan hasil penilaiannya dari kerusakan yang ditimbulkan.
"Saya tidak akan terkejut (dengan angka tersebut). Masalahnya bukan hanya soal dana, melainkan waktu yang dibutuhkan serta kondisi geografis yang sulit," ujar pemimpin Chaudhary Group itu, seperto dikutip dari Bloomberg, Sabtu (29/8/2026).
"Ini adalah tantangan besar yang kita hadapi," ujarnya, lagi merujuk pada proses rehabilitasi serta pemulihan kembali roda perekonomian.
Chaudhary Group bergerak di 12 sektor bisnis mulai dari makanan, telekomunikasi, hingga infrastruktur dan perbankan.