Baru Ganti 3 Tahun Lalu, Nama Ibu Kota Kazakhstan Bakal Berubah Lagi

Anton Suhartono ยท Sabtu, 03 September 2022 - 15:04:00 WIB
Baru Ganti 3 Tahun Lalu, Nama Ibu Kota Kazakhstan Bakal Berubah Lagi
Kazakhstan mungkin akan mengubah nama ibu kota lagi (Foto: Reuters)

NURSULTAN, iNews.id - Kazakhstan mungkin akan mengubah nama ibu kota negara lagi. Jika terealisasi ini kedua kalinya dalam 3 tahun negara tersebut mengubah nama ibu kota.

Anggota parlemen Kazakhstan mengusulkan mengganti nama ibu kota negara dengan alasan rakyat menolak nama baru Nursultan yang diresmikan pada 2019.

Dalam pidatonya di parlemen pada Jumat kemarin, wakil ketua kelompok Zhana Kazakhstan, Edil Zhanbyrshin, mengatakan akan lebih adil secara sejarah jika nama ibu kota dikembalikan ke Astana. Nama Astana sempat dipakai sebagai ibu kota berdasarkan usul presiden pertama negara itu, Nursultan Nazarbayev.

Kota ini berganti nama menjadi Nursultan atas permintaan presiden Kazakhstan saat ini, Kassym Jomart Tokayev. Nama Nursultan dipilih untuk menghormati Nazarbayev yang menjadi presiden selama 30 tahun, yakni sejak kemerdekaan negara itu pada 1991 hingga mengundurkan diri pada 2019.

“Kami kira salah jika sebuah kota diberi nama berdasarkan seseorang selama hidupnya. Rakyat juga belum bisa menerima nama baru ibu kota,” kata Zhanbyrshin, kepada parlemen.

Dia menilai keputusan untuk mengembalikan Astana sebagai nama ibu kota juga mencerminkan penghormatan kepada presiden pertama serta sebagai apresiasi terhadap jasanya dalam mengembangkan dan membangun kota utama di Kazakhstan itu.

Ibu kota Kazakhstan mengalami banyak perubahan nama dalam seabad terakhir. Jauh sebelumnya kota utama Kazakhstan adalah Akmolinsk yakni di bawah kekaisaran Rusia. Kemudian diubah menjadi Tselinograd selama masa pemerintahan Uni Soviet. Setelah itu diganti menjadi Akmola saat Kazakhstan memperoleh kemerdekaan pada 1990. Namun sejak 1997, nama ibu kota berganti lagi menjadi Astana.

Editor : Anton Suhartono

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda