Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!
Advertisement . Scroll to see content

Batas Waktu Gencatan Senjata 60 Hari AS-Iran Berakhir Hari Ini, Bagaimana Kelanjutannya?

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:00:00 WIB
Batas Waktu Gencatan Senjata 60 Hari AS-Iran Berakhir Hari Ini, Bagaimana Kelanjutannya?
AS dan Iran pada 17 Juni lalu meneken MoU gencatan senjata selama 60 hari (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Donald Trump memberi waktu 60 hari bagi Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mengubah 
kerangka gencatan senjata yang disepakati pada 17 Juni sehingga tercipta kesepakatan untuk mengakhiri perang secara permanen.

Batas waktu tersebut berakhir Senin (17/8/2026), namun belum ada kesepakatan apa pun yang dihasilkan untuk mengakhiri konflik, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz.

Bahkan perundingan seperti buntu, AS dan Iran terkunci dalam persaingan antara tekanan ekonomi dan kemauan politik tak berujung. Kedua pihak tidak siap untuk membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang. Bahkan muncul masalah-masalah baru, kali ini bukan hanya program nuklir tapi merembet ke lalu lintas di Selat Hormuz.

AS menghentikan serangan ke Iran sejak akhir Juli, namun jeda konflik tersebut tak berpengaruh terhadap menghidupkan kembali nota kesepahaman (MoU) perdamaian.

Selat Hormuz tetap diblokade, sanksi AS terhadap Iran kembali berlaku, As juga memberlakukan kembali blokade maritim terhadap pelabuhan Iran.

Kelanjutan perundingan lebih luas masih mungkin terjadi.

Dua sumber pejabat AS yang mengetahui proses negosiasi mengatakan kepada New York Times (NYT), para pejabat Gedung Putih menyadari bahwa batas waktu 17 Agustus akan berlalu tanpa ada perkembangan berarti.

Sementara itu Iran tampaknya tidak lagi menganggap batas waktu tersebut karena MoU gencatan senjata sudah runtuh.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut