Batu Tembok Ratapan Runtuh, Pemerintah Yerusalem Tutup Lokasi
Rabi yang bertugas di Tembok Ratapan, Shmuel Rabinowitz, mengaku tidak bisa menjelaskan insiden itu secara spesifik. Namun kecelakaan itu terjadi sehari setelah pertemuan besar di Tembok Ratapan yang disebut "pencarian jiwa".
Rabinowitz mencatat, batu di atas bagian utama Tembok Ratapan diperiksa oleh para profesional dua kali setahun.
Batu-batu di Tembok Ratapan diduga makin terkikis lantaran usia tembok yang sudah ribuan tahun. (Foto: Flash90)
Pada Minggu (24/7/2018), puluhan ribu jemaat Yahudi memadati lapangan utama untuk menggelar doa tahunan berkabung atas penghancuran kuil-kuil.
Batu besar yang roboh itu menghantam bagian yang jarang dikunjungi, di mana laki-laki dan perempuan diizinkan untuk berdoa bersama yang bertentangan dengan ajaran Yahudi Ortodoks.
Tembok Ratapan berada di Yerusalem timur, wilayah yang dicaplok Israel dari Palestina.
Bagi Muslim, lokasi itu merupakan kompleks Haram Al Sharif, lokasi paling suci ketiga setelah Mekkah dan Madinah, dan rumah bagi masjid Al Aqsha dan Masjid Kubah Batu.
Editor: Nathania Riris Michico