Begini Kemewahan Kereta Antipeluru yang Dipakai Kim Jong Un ke Vietnam
Selama konferensi tingkat tinggi (KTT) dengan Presiden Korsel Moon Jae In di Pyongyang pada September, Kim berjanji melucuti fasilitas peluncuran dan uji coba rudal di Sohae; dan citra satelit terbaru menunjukkan pelucutan itu sudah dimulai.
Kereta menjadi bagian penting bagi keluarga Kim.
Pada akhir 2011, ayah Kim, Kim Jong Il meninggal dunia di kereta. Gerbong yang dicat dengan warna hijau itu dipamerkan di Istana Matahari Kumsusan tempat Kim Jong Il disemayamkan. Bapak pendiri Korut, Kim Il Sung yang juga kakek Kim, melakukan perjalanan ke luar negeri menggunakan kereta secara rutin selama berkuasa hingga meninggal dunia pada 1994.
Perjalanan kereta itu termasuk lawatan ke Vietnam pada 1958 saat dia transit di Beijing untuk naik pesawat dan perjalanan ke Eropa Timur pada 1984 melalui Uni Soviet.
Pada 2002, buku "Orient Express", pejabat Rusia Konstantin Pulikovsky menggambarkan perjalanan tiga pekan Kim Jong Il ke Moskow.
Di kereta yang merupakan hadiah dari pemimpin Soviet, Stalin; minuman Bordeaux dan Beaujolais diterbangkan dari Paris, termasuk juga lobster hidup menurut buku tersebut. Mantan pejabat intelijen Korsel, Nam Sung Wook menyatakan, keputusan Kim melakukan perjalanan dengan kereta ke pertemuan di Hanoi merupakan bagian dari citra yang hendak dia ciptakan.