Belanda Siap Pertimbangkan Pasok Ukraina dengan Jet Tempur F-16
AMSTERDAM, iNews.id – Belanda siap untuk mempertimbangkan pengiriman pesawat tempur F-16 yang dimilikinya ke Ukraina. Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Mark Rutte, awal pekan ini.
“Untuk pesawat tempur F-16, kami belum menerima permintaan seperti itu (dari Ukraina). Tetapi jika ini terjadi, ini akan menjadi tahap yang penting. Kami akan mempertimbangkannya dan berkonsultasi dengan para sekutu kami,” ungkap Rutte dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Den Haag, Senin (30/1/2023) waktu setempat.
Pada Minggu (29/1/2023), Ketua Konferensi Keamanan Munich, Christoph Heusgen, mendukung pengiriman jet tempur ke Ukraina, khususnya pesawat tempur F-16 buatan AS. Opsi lainnya adalah memasok Kiev dengan pesawat tempur buatan Uni Soviet dari stok lama yang dipunyai Berlin semasa era pemerintahan Jerman Timur (Republik Demokratik Jerman).
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, sebelumnya menegaskan tidak akan mengirim jet tempur F-16 ke Ukraina, kendati Kiev mendesak untuk itu. Hal tersebut disampaikan Biden saat dimintai tanggapan soal laporan media bahwa Departemen Pertahanan (Pentagon) sedang mempertimbangkan opsi pengiriman F-16 ke Ukraina.
Terungkap, Banyak Warga Belanda Tak Yakin dengan Pembantaian Orang Yahudi Holocaust
“Tidak,” kata Biden singkat, kepada wartawan, seperti dikutip dari RT.
Edward Snowden Sindir Joe Biden soal Temuan Dokumen Rahasia AS
Kendati demikian, pernyataan politikus Partai Demokrat itu tampaknya cuma keputusan untuk saat ini yang bisa berubah sewaktu-waktu. Pasalnya, sebelum ini Biden juga menolak pengiriman tank ke Ukraina dengan alasan bisa memicu Perang Dunia III. Namun dia berubah pikiran pada pekan lalu dengan mengizinkan pengiriman 31 tank Abrams M1 ke Ukraina untuk melawan Rusia.
Sebelumnya Politico, mengutip seorang sumber pejabat Pentagon, melaporkan beberapa pejabat militer AS diam-diam mendesak institusinya untuk menyetujui pengiriman jet tempur ke Ukraina.
Editor: Ahmad Islamy Jamil