Bella Hadid Kecam PM Israel Naftali Bennett terkait Pernyataan Membunuh Orang Arab
NEW YORK, iNews.id - Supermodel Bella Hadid mengecam perdana menteri Israel yang baru Naftali Bennett terkait pengakuannya telah membunuh banyak orang Arab.
Ini merupakan komentar pedas terbaru Bella Hadid setelah mengecam serangan Israel ke Jalur Gaza pada bulan lalu.
Kecaman terbaru Bella Hadid terkait pernyataan kontroversial Bennett pada 2013 dalam rapat kabinet mengenai pembebasan tahanan Palestina.
Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan, saat itu Bennett mengatakan, "Jika Anda menangkap teroris, Anda hanya perlu membunuh mereka."
Tentara Israel Tembaki Warga Palestina di Perbatasan Gaza
Penasihat Keamanan Nasional Israel saat itu Yaakov Amidror sempat mengingatkan Bennett bahwa rencana itu ilegal.
"Saya sudah membunuh banyak orang Arab selama hidup, sama sekali tidak ada masalah dengan itu," kata Bennett, merespons pernyataan Amidror.
Israel Kembali Bombardir Gaza
Bella Hadid mengatakan, dia tak bisa menggambarkan pernyataan Bennett tersebut.
"Hampir tidak bisa dipercaya. Jujur saja, sedih, benar-benar sedih," kata perempuan 24 tahun yang lahir dari ayah seorang warga Palestina itu.
Infografis Profil Naftali Bennett, PM Israel Baru yang Getol Tolak Negara Palestina
Dia lalu menggambarkan Gaza sebagai penjara terbuka seraya mempertanyakan mengapa Presiden Amerika Serikat Joe Biden tetap diam sementara pelanggaran terus dilakukan Israel terhadap Palestina.
"Kapan dan di mana Anda saat melihat kekejian ini dan tidak mengutuknya? Bagaimana bisa presiden kita tidak mempersoalkan kejahatan ini?" tuturnya.
Perempuan kelahiran Washington DC itu menjadi target serangan dalam beberapa pekan terakhir menyusul dukungan vokalnya bagi hak-hak Palestina.
World Values Network bahkan membuat iklan satu halaman penuh di surat kabar The New York Times hanya untuk mengecamnya. Disebutkan, Bella Hadid telah memfitnah negara Yahudi dan menuduh Israel melakukan pembersihan etnis.
Editor: Anton Suhartono