Benda Obelisk Misterius yang Ditemukan di Gurun AS Hilang

Anton Suhartono ยท Minggu, 29 November 2020 - 12:43:00 WIB
 Benda Obelisk Misterius yang Ditemukan di Gurun AS Hilang
Benda obelisk misterius yang ditemukan di daerah terpencil gurun Negara Bagian Utah, AS, hilang (Foto: AFP)

LOS ANGELES, iNews.id - Benda obelisk misterius yang belum lama ini ditemukan di gurun terpencil Negara Bagian Utah, Amerika Serikat, hilang. Keberadaan obelisk itu memicu kehebohan besar di kalangan netizen AS, bagaimana bisa benda tersebut tiba-tiba berada di tengah gurun.

Biro Pengelolaan Lahan Utah mendapat informasi yang bisa dipercaya bahwa benda itu dipindahkan oleh pihak tidak dikenal pada Jumat (27/11/2020) malam.

Ditegaskan, biro tak terlibat dalam pemindahan benda yang dianggap milik pribadi tersebut.

"Kami tidak menyelidiki unsur kejahatan melibatkan properti pribadi yang ditangani kantor sheriff setempat," bunyi pernyataan biro, dikutip dari AFP, Minggu (29/11/2020).

Pilar segitiga mengilap yang menonjol sekitar 4 meter dari permukaan tanah itu pertama kali terlihat pada 18 November oleh pejabat setempat yang sedang mengontrol populasi domba tanduk besar dari udara.

Setelah mendaratkan helikopter, tim memeriksa benda itu yang kemudian menghubungi Departemen Keamanan Publik Utah. Setelah memeriksa, tim memastikan benda tersebut merupakan monolit logam yang tertancap di permukaan tanah merah.

Tim tak bisa memastikan siapa yang meletakkan obelisk itu di tengah gurun sangat terpencil dan dikelilingi hutan.

Berita tentang penemuan itu tersebar cepat di media sosial dan menjadi viral. Banyak netizen yang mengaitkan dengan benda alien di film fiksi ilmiah karya Stanley Kubrick, '2001: A Space Odyssey', karena mirip.

Namun beberapa pengamat menyebut objek tersebut mirip dengan karya avant-garde John McCracken, seorang seniman yang pernah tinggal di dekat New Mexico dan meninggal pada 2011.

Meski para pejabat Utah tidak memberi tahun lokasi penemuan benda tersebut, ada beberapa penjelajah yang berhasil menemukannya.

Editor : Anton Suhartono