Berdiri di Depok, Museum Sejarah Nabi Terbesar Sedunia Bakal Jadi Tujuan Wisata dan Edukasi

Anton Suhartono ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 10:55 WIB
Berdiri di Depok, Museum Sejarah Nabi Terbesar Sedunia Bakal Jadi Tujuan Wisata dan Edukasi

Wapres JK meninjau lokasi UIII dan Museum Sejarah Nabi (Foto: DMI)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengunjungi lokasi pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan Museum Internasional Sejarah Nabi dan Peradaban Islam, di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (15/10/2019).

JK didampingi Menteri PAN dan RB yang juga Wakil Ketua Umum DMI Syafruddin, Menlu Retno Marsudi, Menristekdikti M Nasir, Menkominfo Rudiantara, Wali Kota Depok Muhammad Idris, serta duta besar negara-negara sahabat.

Baca Juga: Museum Sejarah Nabi Terbesar di Dunia Akan Dibangun di Indonesia

Menurut JK, UIII akan menjadi rujukan wasathiyyat Islam dunia dan menjadi pusat peradaban dunia.

"Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia sudah selayaknya mempunyai perguruan tinggi Islam internasional yang mengajarkan nilai-nilai Islam yang moderat," kata JK, dalam keterangan tertulis DMI.

Dia juga menjelaskan titik lokasi rencana pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi yang bersebelahan dengan kampus UIII.

Museum Internasional Sejarah Nabi dan Peradaban Islam di Indonesia akan diketuai Syafruddin. Bangunan ini akan menjadi ikon baru, bahkan tujuan wisata religius yang bakal diminati banyak wisatawan.

Selain sebagai tujuan wisata, museum Rasulullah sarat dengan wahana dan informasi edukatif yang dapat menjadi obyek penelitian bagi kalangan yang berminat kepada studi studi agama, khususnya Islam.

Baca Juga: Museum Sejarah Nabi Terbesar di Dunia Bakal Ada di Indonesia, Selesai Dibangun dalam Setahun

Museum Rasulullah di Indonesia ini akan menjadi yang terbesar dan pertama di luar Arab Saudi, hasil kerja sama DMI dengan Liga Dunia Islam dan Yayasan Wakaf As Salam Makkah Al Mukarromah. Indonesia dipilih sebagai negara pertama dari 25 negara yang mengajukan pendirian museum tersebut.

Museum akan dilengkapi dengan teknologi tiga dimensi (3D) modern, hologram dan lainnya, serta berisi konten materi tentang Nabi Muhammad SAW yang sangat lengkap, seperti silsilah, peranan sahabat, nilai-nilai ke-Islaman yang sangat kuat, serta ribuan hadits akan ditampilkan dengan layar sentuh sangat canggih.

Selain itu juga akan dibangun miniatur Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebagai pusat rujukan pelatihan manasik nasional bagi jamaah haji dan umrah.


Editor : Anton Suhartono