Beri Tanda Like di Medsos ke Pembangkang Junta Myanmar Bisa Dipenjara 10 Tahun

Anton Suhartono ยท Selasa, 20 September 2022 - 18:23:00 WIB
Beri Tanda Like di Medsos ke Pembangkang Junta Myanmar Bisa Dipenjara 10 Tahun
Zaw Min Tun (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id - Junta militer Myanmar mengancam akan memenjarakan warga yang mendukung kelompok penentang pemerintah meski sekadar memberi tanda like atau menyebarkan konten mereka di media sosial (medsos). Warga yang melanggar bisa dipenjara hingga 10 tahun.

Menteri Penerangan Myanmar yang juga juru bicara pemerintah, Zaw Min Tun, mengatakan kelompok 'teroris' mencari dana untuk membunuh orang tak bersalah demi membuat kacau negara. Oleh karena itu segala bentuk dukungan terhadap mereka akan ditindak tegas.

Dia menyebut nama kelompok yang dianggap sebagai pembangkang atau teroris, yakni Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) atau kelompok afiliasi bersenjatanya dan Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF). Segala bentuk dukungan terhadap mereka di media sosial bisa dipenjara antara 3 hingga 10 tahun. Hukuman bisa lebih berat lagi jika warga memberikan bantuan, meski sejumlah kecil uang.

"Jika menyumbang uang atau mendukung teroris dan aktivitas mereka, Anda akan menghadapi hukuman lebih berat. Kami melakukan ini untuk melindungi warga sipil tidak bersalah," katanya, dikutip dari Reuters, Selasa (20/9/2022).

Myanmar dilanda kekerasan sejak kudeta militer menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari 2021. Sejak itu kelompok sipil membentuk pemerintahan bayangan serta milisi untuk melawan pemerintahan junta.

Mereka juga menggunakan platform media sosial untuk menyampaikan pesan secara luas. PBB menuduh junta militer Myanmar melakukan pembunuhan massal dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam tindakan kerasnya terhadap lawan pemerintah sejak kudeta. Ribuan telah ditangkap dan banyak yang dipenjara selama persidangan rahasia.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda