Bertambah, Korban Tewas Serangan Amerika ke Venezuela Jadi 80 Orang
Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez mengatakan, pasukan AS membunuh banyak pengawal kepresidenan saat menculik Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores.
Lopez menambahkan beberapa staf kepresidenan yang berstatus warga sipil juga menjadi target pembunuhan.
"Angkatan bersenjata nasional Bolivarian dengan tegas menolak penculikan pengecut terhadap warga Nicolas Maduro Moros, penduduk konstitusional Republik Bolivarian Venezuela dan Panglima Tertinggi kami, serta istrinya, Ibu Negara Cilia Flores de Maduro," kata Lopez, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (5/1/2026).
"Kejahatan itu dilakukan pada hari Sabtu, 3 Januari, setelah sebagian besar tim keamanannya, personel militer serta warga sipil yang tidak bersalah, dibunuh dengan kejam," ujarnya, lagi.
Editor: Anton Suhartono