Bertambah, Korban Tewas Serangan Houthi ke Pelatihan Pasukan Keamanan Yaman Jadi 73 Orang
ADEN, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat serangan rudal Houthi ke pusat pelatihan keamanan pasukan pemerintah Yaman di Provinsi Shabwa, Senin (19/10/2026), bertambah menjadi 73 orang. Selain itu, 14 orang lainnya masih hilang.
Gubernur Shabwa Awad bin Al Wazir mengumumkan penambahan jumlah korban terbaru itu saat menjenguk para korban luka.
Dia kembali mengutuk serangan tersebut dengan menyebutnya sebagai kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Al Wazir juga menyerukan agar Houthi mendapat hukum setimpal.
Pemerintah Provinsi Shabwa pada Senin lalu melaporkan setidaknya 53 orang tewas dan lebih dari 200 lainnya luka akibat serangan rudal balistik Houthi terhadap Pusat Pelatihan Syahid Ahmed Al Sulaimani. Saa itu lokasi sedang dipenuhi personel keamanan internal yang baru direkrut untuk menjalani pelatihan.
Seorang juru bicara militer pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi mengatakan, Houthi menembakkan tiga rudal balistik ke fasilitas tersebut. Fasilitas itu juga digunakan untuk melatih polisi.
Terpisah, seorang anak perempuan tewas dan delapan orang lainnya, termasuk perempuan dewasa dan anak-anak, luka akibat serangan Houthi ke permukiman Kota Taiz.
Sumber pejabat militer Yaman mengatakan kepada kantor berita SABA, roket Katyusha yang ditembakkan dari posisi Houthi ke Gunung Al Waash, menghantam daerah Sainah yang padat penduduk.
Dalam serangan lain, peluru mortir Houthi menghantam ambulans yang sedang mengevakuasi Taiba Abdulraqeeb (18), remaja perempuan yang tewas akibat serangan Houthi ke Sabr Al Shaqab.
Dia tewas bersama sopir ambulans, sementara seorang dokter terluka.
Editor: Anton Suhartono