Bertemu Raja Malaysia, Wapres Ma'ruf Amin Titip TKI
"Kesempatan ini kita pergunakan utamanya untuk menjalin kerja sama Indonesia dan Malaysia. Secara kebetulan juga kita punya banyak tenaga kerja di Malaysia, kan Raja ini punya kewenangan untuk mengampuni," tuturnya.
Selain itu keduanya juga membahas upaya meningkatkan toleransi dan memerangi radikalisme di kedua negara.
"Saya mengajak Malaysia untuk bersama-sama mengembangkan Islam yang damai, toleran dan rahmatan-lil-alamin; supaya kita bagaimana menangkal berkembangnya Islam radikal," kata Ma'ruf.
Dengan populasi pemeluk Islam terbanyak, lanjut dia, Indonesia dan Malaysia memiliki peran penting untuk mengembangkan pengajaran Islam jalan tengah atau wasathiyah.
"Indonesia dan Malaysia sama-sama negara yang mayoritas penduduknya muslim. ASEAN juga sedang menghadapi munculnya radikalisme dan intoleran, apalagi di Indonesia baru saja Menko Polhukam ditusuk, itu cukup memprihatinkan. Jadi itu untuk menjaga kondusivitas kawasan ASEAN juga," katanya.
Pertemuan Wapres Ma'ruf dan Raja Malaysia berlangsung Selasa pukul 10.00 waktu setempat di Imperial Hotel Tokyo, sebelum menghadiri penobatan Kaisar Jepang Naruhito.
Turut mendampingi Wapres Ma'ruf dalam pertemuan itu antara lain Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Menlu Retno Marsudi, serta Kepala Protokol Negara Andri Hadi.
Editor: Anton Suhartono