Berulang Tahun ke-113, Ini Resep Umur Panjang Pria Tertua Dunia

Zen Teguh ยท Kamis, 14 Desember 2017 - 09:27 WIB
Berulang Tahun ke-113, Ini Resep Umur Panjang Pria Tertua Dunia

Francisco Nunez Olivera merayakan ulang tahun yang sederhana di rumahnya, wilayah Extremadura, Spanyo, Rabu, 13 Desember 2017. (Foto: Ist)a

EXTREMADURA, iNews.idPria tertua di dunia, Francisco Nunez Olivera, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-113. Marchena, panggilan akrab Francisco, menyandang gelar pria tertua pada Agustus lalu setelah kematian Yisrael Kristal, korban selamat holocaust yang hidup sampai usia 113 tahun dan 330 hari.

Marchena lahir di Desa Bienvenida, Badajoz, wilayah Extremadura, barat Spanyol pada 13 Desember 1904. Dengan demikian kini dia berusia 113 tahun 1 hari. Memiliki empat anak dan sembilan cucu serta 15 cicit, dia menikmati hari tua dengan putri sulungnya, María Antonia, 81.

Dalam wawancara dengan surat kabar Spanyol El Mundo, Marchena mengaku bekerja keras sebagai resep umur panjangnya. "Saya bekerja di ladang sepanjang hidup," katanya, dikutip Thelocal, Kamis (14/12/2017).

Tak hanya itu, Marchena juga mengaku menyantap beragam olahan sayuran sebagai makanan sehari-hari. Bukan sayuran cepat saji, melainkan masakan rumahan. Umur panjang itu diklaimnya juga berkat segelas anggur merah setiap hari.

Namun El Mundo menyebut Marchena merupakan pria dengan ”gen bagus”. Saudaranya, Luis, yang tinggal di Asturias, Spanyol kini berusia 95 tahun. Saudaranya yang lain, Jacoba, juga tinggal di Bienvenida, berusia 93 tahun.

Menurut data di kartu tanda penduduk, Marchena disebut lahir pada 13 September 1904. Tetapi putrinya menegaskan bahwa ayahnya berusia tiga bulan lebih muda atau lahir pada 13 Desember. Marchena berusia 10 tahun saat Perang Dunia I pecah. Pada 1920-an dia ikut bertempur bersama pasukan Spanyol melawan Maroko.

"Bekerja keras. Jangan sampai lemas dan tetap di rumah, " kata Marchena menegaskan rahasia umur panjangnya.

Sementara putrinya menambahkan, beberapa alasan mengapa Marchena menjalani kehidupan yang lama tak lain karena rutinitas di desa yang sunyi. ”Dia tidak berdebat dengan keluarga dan menikmati kehidupan yang baik, berkisar seputar ladang, lapangan, rumah, dan bar (restoran) desa."
 
Makanan hariannya terdiri atas susu dan madeleines (kue bolu ringan) untuk sarapan. Daging atau ikan rebus untuk makan siang, yoghurt untuk camilan sore, dan sereal plus susu untuk makan malam.

Spanyol termasuk salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Ini seringkali dikaitkan dengan diet mediterania dan kehidupan tradisional yang berjalan lambat. Spanyol juga merupakan rumah bagi wanita tertua di Eropa, Ana Vela Rubio, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-116 tahun pada Oktober lalu.


Editor : Zen Teguh