Biadab! Profesor Matematika Israel Rencanakan Pembantaian Ratusan Orang Arab
TEL AVIV, iNews.id - Seorang profesor matematika Israel, Senin (5/10/2026), didakwa atas tuduhan percobaan serangan teror menargetkan orang-orang Arab. Jaksa penuntut Israel juga menuduh pria yang mengajar di Universitas Bar-Ilan itu melakukan pemerasan dan berusaha menghalangi proses hukum.
Targetnya adalah ratusan warga Arab yang tinggal di Israel. Selain itu dia berupaya mengusir orang-orang Arab yang tinggal di Israel ke Yordania, Lebanon, maupun Gaza.
Pria berusia 60 tahunan itu ditangkap pada 17 September dan mengakui dakwaan yang ditujukan kepadanya.
Kejaksaan Agung Israel menyatakan, pria yang dentitasnya dirahasiakan di bawah UU larangan publikasi itu telah menyusun rencana lengkap dan detail selama hampir 3 tahun. Selain itu dia juga mencari bantuan dari elemen-elemen Angkatan Udara, korps artileri, dan korps lapis baja Israel untuk mewujudkan rencananya.
Surat dakwaan menyebutkan sang profesor merekrut orang-orang berpengalaman bagi serta tokoh politik penting untuk membantu perekrutan tersebut.