Biden Termakan Hasutan Netanyahu, Sebut Aksi Pro-Palestina di Kampus-Kampus AS sebagai Anti-Semit
WASHINGTON DC, iNews.id – Presiden AS Joe Biden akhirnya buka suara terkait maraknya aksi bela Palestina yang menjalar di kampus-kampus seluruh Amerika belakangan ini. Dia menuduh aksi tersebut sebagai bentuk anti-Semit (anti-Yahudi).
“Seharusnya tidak ada tempat di kampus mana pun, tidak ada tempat di Amerika, untuk anti-Semitisme atau ancaman kekerasan terhadap mahasiswa Yahudi. Tidak ada tempat untuk ujaran kebencian atau kekerasan dalam bentuk apa pun,” kata Biden saat memberikan sambutan di Gedung Putih, Washington DC, Kamis (2/5/2024).
Ungkapan presiden AS itu persis seperti narasi palsu yang diembuskan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, Biden menentang wacana pengiriman tentara AS untuk membubarkan aksi protes di kampus-kampus.
Menurut Biden, berbagai aksi demonstrasi mahasiswa pro-Palestina yang marak di berbagai universitas ternama Amerika saat ini, tidak akan dapat memaksa pemerintahannya untuk mengubah kebijakan AS di Timur Tengah.
Massa Pro Israel Serang Kamp Pendukung Palestina di LA, 300 Pendemo Pro Gaza Ditangkap di New York
Pada Rabu (24/4/2024) pekan lalu, Netanyahu mengutuk aksi demonstrasi menentang Israel di kampus-kampus AS. Netanyahu menyebut para pendemo itu dengan julukan "massa antisemit".
Setelah mahasiswa pro-Palestina dari Universitas Harvard mulai mendirikan kemah di kampus mereka, bergabung dengan universitas-universitas lain di Amerika untuk menuntut gencatan senjata di Jalur Gaza, Netanyahu merilis pesan video yang isinya mengecam aksi tersebut.
Senator AS Bernie Sanders Kecam Netanyahu, Bela Aksi Mahasiswa Dukung Palestina di Kampus-Kampus
"Jadi apa yang terjadi di kampus-kampus Amerika sungguh mengerikan. Masa antisemit telah mengambil alih universitas-universitas terkemuka," ujarnya dalam video itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil