Bikin Repot, Penumpang Pura-Pura Sakit Sebabkan Pesawat Putar Balik ke Bandara

Anton Suhartono ยท Kamis, 05 Desember 2019 - 06:12 WIB
Bikin Repot, Penumpang Pura-Pura Sakit Sebabkan Pesawat Putar Balik ke Bandara

Penumpang American Eagle pura-pura sakit agar bisa mendapat kursi lebih luas. Pilot pun memutuskan return to base (Foto: AFP)

MIAMI, iNews.id - Ulah seorang penumpang pesawat kelas ekonomi di Amerika Serikat ini membuat repot banyak orang. Akibat kelakuannya, pesawat maskapai American Eagle dari Pensacola menuju Miami, Florida, terpaksa putar balik pada Jumat pekan lalu.

Dia pura-pura sakit agar bisa mendapat belas kasih pramugari sehingga dipindah ke kursi lebih luas di kelas lain.

Di hadapan pramugari, dia berpura-pura sakit dan membutuhkan penanganan medis. Dia mengeluhkan sesak napas dan meminta ruang lebih luas agar bisa lebih tenang.

Namun kru mengatakan tak ada kursi lebih luas yang tersisa. Pilot pun memutuskan pesawat putar balik sehingga perempuan itu bisa mendapat penanganan medis.

Pesawat terbang American Eagle dengan nomor penerbangan 3508 itu pun mendarat di bandara Pensacola pukul 06.30 waktu setempat.

Pesawat berada selama sekitar 1 jam untuk penanganan medis dan proses lainnya. Proses penanganan menjadi lama karena perempuan itu tak mau dievakuasi keluar pesawat untuk mendapat penanganan medis. Akibatnya, seluruh penumpang dievakuasi terlebih dulu.

"Saat pemeriksaan, perempuan itu mengaku hanya berpura-pura membutuhkan penanganan medis agar bisa mendapat kursi yang lebih luas," kata pejabat informasi publik Departemen Kepolisian Pensacola, dikutip dari NBC Miami, Rabu (4/12/2019).

Induk perusahaan, American Airlines, dalam pernyataan mengungkap, semua penumpang bisa melanjutkan penerbangan ke Florida setelah 1 jam.

"Penumpang itu kemudian dibawa oleh petugas penegak hukum dan medis lalu pesawat lepas landas pukul 07.41," kata juru bicara American Airlines.

Pelaku ditahan polisi di bawah UU Baker yang memungkinkan otoritas menahan para penderita penyakit mental yang dapat membahayakan diri atau orang lain.

Perempuan itu belum dikenakan dakwaan karena menunnggu pemeriksaan kejiwaan usai, namun dia juga bisa dijerat pidana.


Editor : Anton Suhartono