Bintang Rock Bon Jovi Dukung Korban Pedofil saat Konser di Australia

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 09:48 WIB
Bintang Rock Bon Jovi Dukung Korban Pedofil saat Konser di Australia

Bintang rock AS, Bon Jovi. (Foto: Billboard)

ADELAIDE, iNews.id - Para selebriti memberikan dukungan untuk isu-isu dunia sudah merupakan hal yang biasa, namun tidak banyak yang memberikan dukungan kepada isu lokal seperti dilakukan bintang rock Amerika Serikat (AS), Jon Bon Jovi, yang sedang mengadakan konser di Adelaide, Australia Selatan.

Di tengah konsernya pada Selasa (4/12/2018) di Botanic Park, Bon Jovi menyanyikan lagu 'It's My Life' yang dipersembahkan untuk dua pria bersaudara yang menjadi korban pedofil bernama Vivian Deboo yang baru saja dijatuhi hukuman.

Kedua pria bersaudara tersebut muncul di persidangan mengenakan masker penutup muka guna memberikan kesaksikan terhadap apa yang dilakukan Vivian Deboo terhadap mereka.

"Kedua bersaudara ini mengenakan penutup muka dan mereka melawan seorang pelaku pelecehan anak-anak," kata Bon Jovi, kepada penonton yang hadir.

"Kedua bersaudara itu bertemu dengan terdakwa di pengadilan hari ini dan dia dijatuhi hukuman penjara. Kita harus melindungi anak-anak kita, adalah hal yang tidak mudah untuk hadir di sidang dan menghadapi orang yang pernah melecehkan kita," kata dia, seperti dilaporkan ABC News, Rabu (5/12/2018).

"Jadi untuk dua bersaudaa yang berani ini, terimalah rasa hormat saya. lagu ini untuk kalian."

Pada Rabu pagi, salah satu dari kedua bersaudara tersebut mengirimkan pesan yang mereka terima dari manajemen Bon Jovi setelah konser selesai kepada ABC News.

"Semoga Anda sehat, saya mau mengatakan hal ini, selama lima tahun bersama Bon Jovi, saya belum pernah melihat Bon Jovi menyampaikan dukungan kepada siapapun, jadi ini adalah hal yang spesial bagi semua orang," demikian pesan singkat dari tima manajemen Bon Jovi.

Deboo -seorang pedofil yang mencari korban di kalangan anak-anak di gereja lokal- dijatuhi hukuman penjara enam tahun enam bulan setelah gagal mengyakinkan yakin agar hukuman dijalankan di rumah.

Dia ditahan sejak Desember 2016, dan menurut kesaksian, dia merupakan anggota sebuah gereja di Australia Selatan yang dihormati.

Dia melakukan pelecehan dan pemaksaan seksual terhadap kedua remaja tersebut pada 1990-an di Adelaide Hills dan Fleurieu Peninsula.

Salah satu dari dua korban pedofil tersebut bertemu Bon Jovi sebelum konser dan menceritakan apa yang dialaminya kepada bintang rock asal AS tersebut.


Editor : Nathania Riris Michico