Bom Bunuh Diri di Akademi Polisi Somalia Tewaskan 15 Orang
MOGADISHU, iNews.id – Aksi bom bunuh diri di Mogadishu, Somalia, menewaskan setidaknya 15 polisi. Pelaku menyamar sebagai polisi lalu masuk ke akademi pelatihan kepolisian, Kamis (14/12/2017).
Juru Bicara Kepolisian Somalia Mohamed Hussein mengatakan, pelaku mengikatkan bom di tubuhnya dan masuk ke Akademi Pelatihan Kepolisian Jenderal Kahiye saat sedang apel pagi.
"Sejauh ini 15 orang tewas dan 17 lainnya luka," kata pejabat kepolisian lainnya, Abdullahi Nur.
Kelompok militan Al Shabaab mengklaim bertangung jawab atas serangan ini. Bahkan mereka mengklaim jumlah korban tewas lebih besar dari yang diumumkan polisi.
"Kami membunuh 27 polisi dan melukai lebih banyak lagi," kata juru bicara Al Shabaab, Abdiasis Abu Musab.
Kelompok yang bersekutu dengan Alqaeda itu memberontak kepada pemerintah yang didukung PBB dan Uni Afrika. Mereka berupaya menggulingkan pemerintahan untuk memaksakan penerapan syariat sendiri.
Al Shabaab diusir dari Mogadishu pada 2011 dan sejak itu kehilangan wilayah. Namun mereka terus menebar teror dengan menyerang kepentingan pemerintah dan Uni Afrika.
Serangan Al Shabaab terjadi saat Uni Afrika menyelesaikan rencana memangkas pasukan penjaga perdamaiannya, Amisom.
Editor: Anton Suhartono