Bos Badan Intelijen AS Mundur Sebut Perang Iran akibat Tekanan Israel, Gedung Putih: Menggelikan!
WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih angkat bicara, mengomentari pernyataan mantan Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional (NCTC) Amerika Serikat (AS), Joe Kent. Dia mengundurkan diri dengan alasan tidak setuju dengan keputusan Presiden Donald Trump menyerang Iran.
Dalam surat pengunduran diri, Kent menilai keputusan AS menyerang Iran merupakan tekanan dari Israel dan lobi-lobi orang tertentu terhadap Trump.
Menurut Kent, Iran tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap AS.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pernyataan Kent itu sama saja menghina Trump.
Mundur, Bos Badan Intelijen AS Blak-blakan Perang Iran Akibat Tekanan Israel
"Dia merupakan sosok yang tidak terlibat dalam diskusi apa pun sebelum dan selama operasi ini," kata Leavitt, kepada Fox News, dikutip Rabu (18/3/2026).
Dia menambahkan, Trump menyayangkan pernyataan Kent tersebut. Selain itu, Kent telah diberi hak istimewa oleh Trump untuk bekerja di pemerintahan, namun mengajukan surat pengunduran diri menggunakan kop surat pemerintah, yang isinya banyak kebohongan.
Mengejutkan! Bos Badan Intelijen AS Mundur gegara Tak Setuju dengan Perang Iran