Bos Badan Intelijen Rusia Sebut Ukraina, Inggris dan AS Terlibat Serangan Teror Konser Musik
Pria 72 tahun itu belum mengidentifikasi pihak manapun yang secara khusus memerintahkan serangan tersebut. Namun dia menegaskan sedang menyaipkan langkah-langkah pembalasan.
Ukraina berulang kali membantah terlibat dalam serangan itu dan menyebut tuduhan Rusia sebagai kebohongan. Amerika Serikat dan Inggris menyebut ISIS di balik serangan seraya menyebut tuduhan Rusia sebagai omong kosong.
Sebelumnya Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia Nikolai Patrushev juga menyebut Ukraina di balik serangan Crocus City Hall.
"Tentu saja Ukraina," kata Patrushev, ketika ditanya soal keterlibatan Ukraina.
Dia menyebut ada banyak indikasi keterlibatan Ukraina.
Setelah itu Mykhailo Podolyak, penasihat senior Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak tuduhan itu dengan menyebutnya sebagai kebohongan.
"Kebohongan secara resmi disebarkan oleh Patrushev dan setelah itu oleh kepala FSB Bortnikov," kata Podolyak.
Sementara Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris David Cameron mengunggah pesan di media sosial X menyebutkan, "Tuduhan Rusia tentang Barat dan Ukraina pada serangan Crocus City Hall benar-benar omong kosong."
Editor: Anton Suhartono