Boy Band BTS Dikecam Netizen China Gara-Gara Pernyataan soal Perang Korea
SEOUL, iNews.id - Boy band Korea Selatan (Korsel) BTS dikecam netizen China terkait pernyataan pemimpinnya, RM, yang berterima kasih kepada para veteran Perang Korea.
RM membuat pernyataan terakait penghargaan yang diterima BTS dari Korea Society karena dianggap berjasa mempromosikan hubungan Amerika Serikat (AS)-Korsel.
"Kami akan selalu mengingat rasa sakit yang diderita kedua negara serta pengorbanan banyak laki-laki dan perempuan," kata RM, dalam pidatonya, seperti dikutip dari Associated Press, Rabu (14/10/2020).
“Setelah 70 tahun, dunia yang kita tinggali jauh lebih dekat dari sebelumnya. Batasan dalam banyak aspek semakin kabur. Sebagai anggota komunitas global, kita harus membangun pemahaman lebih dalam dan solidaritas agar kita menjadi lebih bahagia," tutur RM, melanjutkan.
Para netizen serta media pemerintah China menganggap pernyataan RM itu sebagai tamparan. Tentara Negeri Tirai Bambu ikut berperang bersama pasukan Korea Utara untuk mencaplok wilayah Korsel dalam Perang Korea yang berlangsung pada 1950 hingga 1953.
“Sebelumnya, saya kira beberapa lagu BTS cukup bagus. Sekarang, mereka seperti berlumuran kotoran. Menghina China sama sekali tidak diperbolehkan," kata seorang netizen di platform media sosial Weibo.
Tagar 'BTS Insults China' pun menggema dan sudah telah dilihat lebih dari 4,5 juta kali.
“Banyak netizen China beranggapan pidato tersebut ditujukan kepada netizen AS, namun negara itu memainkan peran sebagai agresor dalam perang,” demikian artikel surat kabar yang dikendalikan Partai Komunis China, Global Times.
Semenara itu Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menanggapi masalah ini dengan bijaksana.
"Apa yang ingin saya katakan, itu harus menjadi tujuan kita bersama untuk menjadikan sejarah sebagai cermin, menghadapi masa depan, menghargai perdamaian dan mempromosikan persahabatan," tuturnya.
Para fans BTS di China mendesak permintaan maaf dan menyerukan boikot album dan acara promosi yang akan datang.
Produk terkait BTS hilang dari situs web e-commerce China termasuk grup Alibaba TMall serta JD.com.
BTS belum memberikan pernyataan soal kemarahan netizen China, namun netizen Korsel mengecam sikap China..
"Penggemar BTS berasal dari seluruh dunia, jadi bullying yang dilakukan China akan diketahui oleh semua negara yang ikut serta dalam Perang Korea," kata Johnny Kim, seorang fans.
Editor: Anton Suhartono