Bukan China, Pakar Sebut Pandemi Covid Berawal dari Italia Utara

Antara ยท Selasa, 01 Desember 2020 - 20:38:00 WIB
Bukan China, Pakar Sebut Pandemi Covid Berawal dari Italia Utara
Petugas mengambil sampel swab untuk tes Covid dari seorang warga (ilustrasi). (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id – Selama ini, kebanyakan orang meyakini pandemi Covid berasal dari China. Akan tetapi, ahli virologi asal Jerman, Alexander Kekule mengatakan, sekitar 99,5 persen dari virus corona yang menyebar ke seluruh dunia saat ini adalah jenis virus yang bermutasi di Italia Utara.

Dalam sebuah program yang disiarkan lembaga penyiaran ZDF pada Kamis (26/11/2020), Kekule menyebutkan bahwa virus yang sedang menjangkit di seluruh dunia itu disebut virus jenis G. Virus itu mengubah gennya dan kini sangat mungkin lebih menular dari jenis virus yang berada di Wuhan, China.

“Titik awal pandemi bukan berada di Wuhan,” ungkap Kekule dilansir Xinhua, Selasa (1/12/2020).

Sejak 1999, Kekule menjabat sebagai pimpinan Mikrobiologi Medis dan Virologi di Universitas Halle-Wittenberg dan Direktur Institut Mikrobiologi Medis di KIinik Universitas Halle.

Dalam wawancara tersebut, Kekule mengungkapkan, awal tahun ini wabah virus asli yang tak terdeteksi meledak selama beberapa pekan di Italia Utara. Hingga ditemukan pada Februari lalu, virus tersebut memiliki cukup waktu untuk tumbuh secara optimal di kawasan itu, di mana salah satu jenis virus yang lebih menular muncul.

Dia menuturkan, virus menyebar ke Amerika Serikat dan Eropa dari Italia Utara. Sementara, China berhasil mengendalikan virus dengan berbagai langkah pencegahan.

Kekule menjelaskan, menurut sidik jari genetik, para ilmuwan dapat memastikan bahwa 99,5 persen dari virus yang sedang menyebar di seluruh dunia saat ini dapat ditelusuri ke virus yang muncul di Italia Utara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil