Bukan Hanya Membunuh, Profesor Matematika Israel Ingin Usir Orang-Orang Arab
TEL AVIV, iNews.id - Seorang profesor matematika Israel didakwa merencanakan serangan terhadap ratusan warga Arab yang tinggal di Israel. Tak hanya ingin membunuh, profesor yang mengajar di Universitas Bar-Ilan itu juga disebut berupaya mengusir orang-orang Arab-Israel ke Yordania, Lebanon, maupun Gaza.
Warga Arab-Israel mencakup sekitar 21 persen dari total populasi Israel yang berjumlah lebih dari 10 juta jiwa.
Jaksa penuntut Israel menuduh profesor berusia 60-an tersebut menyusun rencana serangan secara lengkap dan detail selama hampir 3 tahun. Rencana itu diberi nama "Ayit", kata dalam bahasa Ibrani yang berarti "Elang", sekaligus akronim yang merujuk pada gagasan pengiriman atau pengusiran warga Palestina.
Dalam dakwaan, target rencana tersebut adalah pusat-pusat populasi Arab di Israel. Serangan bahkan dirancang untuk mendorong warga Arab melarikan diri dari Israel dan wilayah pendudukan Tepi Barat.
Profesor tersebut ditangkap pada 17 September dan mengakui dakwaan yang ditujukan kepadanya. Identitasnya dirahasiakan berdasarkan undang-undang Israel yang melarang publikasi identitas tersangka.