Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ternyata Ini Motif Istri Rekam Suami Perkosa Pelayan Warung di Makassar
Advertisement . Scroll to see content

Buru Pemerkosa Mahasiswi Indonesia, Polisi Belanda Dalami Rekaman CCTV

Rabu, 25 Juli 2018 - 10:01:00 WIB
Buru Pemerkosa Mahasiswi Indonesia, Polisi Belanda Dalami Rekaman CCTV
Polisi Belanda dalami rekaman CCTV untuk mengetahui identitas pelaku perkosaan mahasiswi Indonesia di Rotterdam. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

ROTTERDAM, iNews.id - Kepolisian Belanda masih berupaya menangkap pemerkosa mahasiswi Indonesia di Rotterdam. Setelah sebelumnya menerjunkan anjing pelacak dan mengerahkan helikopter, kali ini polisi mengecek dan mempelajari rekaman CCTV untuk mengetahui pelaku.

Selain itu, sebagaimana dilaporkan harian Belanda, Algemeen Dagblad yang berbasis di Rotterdam, kepolisian sudah mengutus tim forensik serta meminta keterangan dari sejumlah warga di kawasan Herman Bavinckstraat. Laporan media menyebut polisi sudah menggali informasi dari setidaknya 20 orang.

Sejauh ini, mahasiswi Indonesia itu masih dirawat di rumah sakit dan belum bisa dimintai keterangan.

Kejadian bermula saat perempuan tersebut mengendarai sepeda dari Stasiun Kereta Rotterdam Centraal menuju kediamannya di Herman Bavinckstraat, Sabtu (21/7) sekitar pukul 05.00. Kedua lokasi berjarak sekitar 4,4 kilometer.

Sekitar 30 menit kemudian, saat baru tiba di depan kos dan mengunci sepeda, tiba-tiba seorang pria menyerang dan memerkosanya.

Beberapa saat setelah itu, dalam kondisi terluka, dia memberitahu tetangga yang merupakan seorang perempuan lanjut usia. Laman berita RTV Rijnmond, melaporkan sang pria menjerat leher korban dengan kunci sepeda.

Beberapa saat setelah itu, dalam kondisi terluka, perempuan tersebut meminta bantuan dari tetangganya yang merupakan seorang perempuan lanjut usia.

Kepolisian, menurut laporan harian tersebut, menduga korban diikuti beberapa kilometer sebelum indekos. Investigasi sementara aparat menunjukkan, tersangka berusia 20-an tahun, berkulit gelap, memakai baju hoodie, dan mengendarai sepeda.

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di Rotterdam, Zaid Ramadhan Hanan, memastikan korban merupakan mahasiswi Universitas Erasmus Rotterdam (EUR) dan bukan dalam program pertukaran sebagaimana disebutkan sejumlah media.

Keluarga korban juga dilaporkan sudah berada di Belanda, mendampinginya di rumah sakit.

Direktur Perlindungan WNI dari Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhamamad Iqbal, menegaskan tim Kedutaan Besar RI (KBRI) di Belanda akan terus memberikan pendampingan serta berkoordinasi dengan otoritas setempat.

"Keluarga meminta diberikan privasi dalam kasus ini. Sesuai SOP, kemlu kami harus menjaga identitas korban," ujar Lalu.

Sementara itu, dalam pesan singkat kepada BBC Indonesia, Duta Besar RI untuk Belanda, I Gusti Agung Wreksa Puja, menyatakan penyelidikan kasus masih berlanjut.

"Kasus masih ditangani polisi dan korban masih dalam perawatan," kata I Gusti.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut