Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Mobil hingga Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Jadi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Bus Terguling Masuk Jurang di India, 39 Orang Tewas

Kamis, 16 November 2023 - 20:40:00 WIB
Bus Terguling Masuk Jurang di India, 39 Orang Tewas
Bus terperosok ke jurang di India menewaskan 39 orang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

SRINAGAR, iNews.id - Bus penumpang masuk jurang di pegunungan Himalaya, wilayah Jammu, Kashmir, India, menewaskan 39 orang. Bus penuh penmumpang itu terperosok ke jurang kemudian berguling pada Rabu (15/11/2023).

Pejabat pemerintah Jammu Harvinder Singh mengatakan, bus berkapasitas 42 tempat duduk itu dalam perjalanan dari Kota Kishtwar menuju Jammu saat kecelakaan terjadi. Di perjalanan bus tergelincir keluar jalur hingga masuk jurang sedalam sekitar 200 meter.

Kecelakaan itu juga melukai 17 orang. Para korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Beberapa orang yang dalam kondisi kritis dilarikan ke rumah sakit di Jammu.

Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan, namun seorang pejabat kepolisian setempat Sunil Gupta mengatakan, bus dalam kondisi melaju kencang saat tiba-tiba hilang kendali di tikungan. 

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Dia menyebut kecelakaan itu sebagai kejadian menyedihkan. 

Modi juga memberikan bantuan uang 200.000 rupe atau sekitar Rp37,4 juta kepada setiap keluarga korban tewas dan 50.000 rupe untuk setiap korban luka.

India merupakan salah satu negara dengan tingkat kematian, termasuk akibat kecelakaan lalu lintas, tertinggi di dunia. Sebagian besar kecelakaan disebabkan faktor manusia, seperti pengemudi yang ugal-ugalan. Selain itu ada pula faktor kondisi jalan dan usia kendaraan yang tua.
 
Ratusan ribu orang tewas dan luka setiap tahun dalam berbagai insiden. Tahun lalu, jembatan gantung berusia seabad di Gujarat putus, menyebabkan ratusan orang jatuh ke sungai. 

Sedikitnya 132 orang tewas, menjadikannya sebagai musibah paling mematikan di negara itu dalam 10 tahun terakhir.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut