Cacing Pita Bersarang Selama 15 Tahun di Kepala Pria Ini, Gerogoti Otak

Anton Suhartono ยท Rabu, 06 November 2019 - 16:00 WIB
Cacing Pita Bersarang Selama 15 Tahun di Kepala Pria Ini, Gerogoti Otak

Cacing pita 12 cm bersarang di otak Wang Lei (Foto: AsiaWire)

BEIJING, iNews.id - Pria di Guangzhou, China, mengalami penyakit langka. Cacing pita sepanjang 12 sentimeter bersarang di kepalanya menyebabkan sakit luar biasa. Saat diangkat melalui operasi oleh tim dokter Rumah Sakit Otak Guangdong Sanjiu, cacing pita itu diketahui memiliki panjang 12 sentimeter.

Hewan parasit itu diketahui menggerogoti otak Wang dan sudah bersarang selama 15 tahun.

Wang mulanya mengeluh mati rasa di bagian kiri kepalanya pada 2007. Sejak itu kondisi kesehatannya terus menurun. Dia telah mendatangi banyak dokter spesialis dan pernah didiagnosis mengalami tumor otak yang ganas. Namun setelah beberapa lama dirawat, Wang tak mengalami masalah seperti penderita tumor.

Di saat bersamaan, kondisi pria muda itu terus memburuk, ditandai dengan sering kejang-kejang dan pingsan.

Hasil pemeriksaan medis pada 2018 baru mengungkap bahwa penyebab masalah di kepalanya adalah cacing pita. Dokter pun menyarankan Wang untuk menjalani perawatan non-bedah karena parasit itu bisa dibunuh dengan obat.

Selain itu tindakan medis dengan operasi bisa membahayakan Wang karena posisi cacing berada di organ vital.

Namun obat yang diberikan tak berhasil membunuh cacing pita tersebut, bahkan semakin tumbuh. Dokter pun mengambil keputusan untuk melakukan operasi.

Dalam 2 jam, dokter mengangkat parasit bernama ilmiah Sparganum Mansoni itu. Cacing jenis ini sebenarnya hidup di usus kucing serta anjing dan jarang ditemukan pada manusia.

"Operasi itu berisiko. Cacing pita hidup bergerak di otaknya dan kami harus mengangkat semua itu, kalau tidak, bisa tumbuh lagi. Ini bukan satu-satunya kasus, rumah sakit kami telah merawat empat pasien tahun ini," kata Gu, dokter yang menangani Wang, dikutip dari Mirror, Rabu (6/11/2019).

Wang saat ini sudah pulih pascaoperasi.

Dia menyarankan untuk tidak memakan atau minum air kecuali dimasak terlebih dulu. Selain itu cacing ini bisa masuk melalui makanan daging yang tak higienis.

"Orang harus berhati-hati ketika memasak katak, siput, dan ular yang perlu dimasak sampai matang," ujarnya.


Editor : Anton Suhartono