Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Emas Antam Menggila! Hari Ini Naik Lagi Jadi Rp2.652.000 per Gram
Advertisement . Scroll to see content

Cari 10 Ton Emas Peninggalan Adolf Hitler, Pemburu Harta Karun Akan Gali Istana

Rabu, 28 April 2021 - 19:04:00 WIB
Cari 10 Ton Emas Peninggalan Adolf Hitler, Pemburu Harta Karun Akan Gali Istana
Lahan istana di Polandia akan digali karena diyakini ada emas peninggalan Adolf Hitler (Foto: Pax) Picture)
Advertisement . Scroll to see content

WARSAWA, iNews.id - Pemburu harta karun akan menggali lahan istana tua tak berpenghuni di Minkowskie, Polandia. Mereka meyakini di bawah bangunan itu dan lahan sekitarnya terkubur 48 peti berisi emas peninggalan Adolf Hitler.

Bangunan bergaya istana tersebut dulunya digunakan sebagai tempat prostitusi oleh SS.

Tim akan memulai penggalian pekan depan dan berharap bisa mendapatkan 10 ton emas serta barang berharga lainnya.

Emas, dalam bentuk perhiasan, serta benda lainnya itu diyakini sebagai barang curian menjelang akhir Perang Dunia II di bawah instruksi bos SS Heinrich Himmler.

Barang-barang tersebut disembunyikan Nazi untuk menghindari peramapasan oleh tentara Soviet.

Para pemburu yakni dari Yayasan Silesian Bridge menentukan lokasi setelah setelah mempelajari dokumen rahasia, yakni buku harian milik seorang petugas SS. Mereka juga mempelajari peta yang didapat dari mantan anggota SS yang sering mendatangi rumah bordil itu.

Buku harian itu diyakini ditulis oleh perwira SS berpangkat tinggi dengan nama alias Michaelis.

Sebuah bagian pada buku harian tertulis tanggal 12 Maret 1945 membahas tentang barang simpanan di bangunan Minkowskie.

"Sebuah palung telah digali di tanaman jeruk yang merupakan 'rumah' yang aman untuk peti dan kontainer yang dikirimkan. 48 peti dari Reichsbank, dalam kondisi baik, tersembunyi, sangat tertutup tanah dan 'dihijaukan' dengan tanaman yang masih hidup," demikian tertulis dalam buku harian.

Tim Silesian Bridge memutuskan untuk menggali lahan di Minkowskie karena lebih mudah diakses.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut