Cerita Komite Norwegia Tak Bisa Hubungi Pemenang Nobel Perdamaian 2026: Tolong Angkat Teleponnya!
Dalam video yang diunggah di media sosial X oleh Sekretaris Jenderal Amnesty International Agnes Callamard, Pillay terlihat menyampaikan tanggapan spontan setelah mendengar kabar kemenangannya.
Saat itu, dia sedang menghadiri acara di gedung pengadilan yang pernah menjadi tempat berlangsungnya Pengadilan Nuremberg sekitar 80 tahun silam.
Dalam tanggapannya, Pillay melontarkan candaan yang menyinggung Trump, yang sebelumnya berulang kali mengungkapkan kekecewaan karena tidak memperoleh Hadiah Nobel Perdamaian 2025.
"Jika Anda bertepuk tangan sedikit lebih meriah, saya mungkin akan berbagi hadiah ini dengan (Donald) Trump," kata Pillay, berkelakar.
Trump sebelumnya menyesalkan keputusan Komite Nobel Perdamaian yang tidak memberinya penghargaan tersebut. Dia bahkan mencela komite itu karena dianggap tidak adil.
Trump merasa dirinya layak memperoleh Nobel Perdamaian karena mengklaim telah berhasil mendamaikan puluhan perang dan konflik di berbagai belahan dunia.
Meski demikian, penghargaan Nobel Perdamaian 2026 akhirnya jatuh kepada Pillay, yang dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam memperjuangkan supremasi hukum dan pertanggungjawaban atas kekerasan serta konflik internasional.
Editor: Reza Fajri