Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia
Advertisement . Scroll to see content

China Sebut Konflik Rusia-Ukraina Didorong Pihak Tak Terlihat

Selasa, 07 Maret 2023 - 12:14:00 WIB
China Sebut Konflik Rusia-Ukraina Didorong Pihak Tak Terlihat
Menlu China Qin Gang sebut risis Ukraina tampaknya didorong oleh pihak tak terlihat (invisible hand) yang mendorong perpanjangan dan eskalasi konflik. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Krisis Ukraina tampaknya didorong oleh pihak tak terlihat (invisible hand) yang mendorong perpanjangan dan eskalasi konflik. Dialog antara pihak yang berkepentingan harus dimulai sesegera mungkin.

"Tangan tak terlihat menggunakan krisis Ukraina untuk melayani agenda geopolitik tertentu," kata Menteri Luar Negeri China Qin Gang, di sela-sela pertemuan parlemen tahunan di Beijing, Selasa (7/3/2023). 

Dia menambahkan, konflik, sanksi dan tekanan tidak akan menyelesaikan masalah. Maka dari itu, proses pembicaraan damai harus dimulai sesegera mungkin. 

Pengulangan Qin tentang posisi China dalam perang Ukraina terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Uni Eropa. Mereka mempertanyakan ketulusan China sebagai mediator ketika menolak menyebut Rusia sebagai agresor dalam konflik tersebut.

Qin juga mengatakan, Beijing tidak memberikan senjata ke kedua pihak yang berkonflik di Ukraina. Ini terkait peringatan keras dari pejabat AS tentang 'konsekuensi yang tidak ditentukan' untuk China jika mengirim bantuan mematikan ke Rusia.

"(China) bukan pihak dalam krisis dan belum memberikan senjata kepada kedua pihak yang berkonflik. Jadi atas dasar apa pembicaraan menyalahkan, sanksi, dan ancaman terhadap China ini? Ini benar-benar tidak dapat diterima!" katanya. 

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut